Kompas.com - 27/05/2015, 17:06 WIB
Penulis Kistyarini
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Rute Bali-Taipei yang diluncurkan mulai 19 Januari 2015 menandai mulai beroperasinya Indonesia AirAsia X, maskapai penerbangan berbiaya hemat (LCC) dengan penerbangan lebih dari empat jam.

Dari yang awalnya hanya satu kali penerbangan setiap minggu, per April lalu, rute ini sudah memiliki empat kali penerbangan per minggu, yakni Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, serta Senin, Selasa, Kamis, Sabtu untuk Taipei-Bali.

Presiden Direktur Indonesia AirAsia X Dendy Kurniawan mengatakan sejak penerbangan perdananya, permintaan untuk rute ini terus meningkat. Meskipun baru beroperasi di rute Bali-Taipei, Dendy yakin Indonesia AirAsia X mampu bersaing dengan maskapai lain yang menerbangi rute ini lebih dulu.

"Kami adalah satu-satunya maskapai penerbangan berbiaya hemat yang melayani rute Bali-Taipei. Kami percaya harga hemat dan layanan berkualitas tinggi yang kami tawarkan memiliki nilai lebih," ujar Dendy, Selasa (26/5/2015).

Ia menambahkan, pihaknya yakin peminat rute ini akan tetap tinggi mengingat jaringan rute AirAsia yang luas memungkinkan pelanggan dari Taiwan untuk terbang langsung menuju Bali dan ke beberapa tujuan menarik lainnya di Indonesia.

KOMPAS.COM/KISTYARINI Quiet zone (zona tenang) di penerbangan Indonesia AirAsia X rute Bali-Taipei
"Kami masih sangat baru beroperasi di rute ini. Load factor terus meningkat sejak kami menghadirkan penerbangan Bali-Taipei 1 kali seminggu pada Januari 2015, sehingga kami pun menambahkan frekuensi penerbangan menjadi 4 kali seminggu sejak April 2015. Kami optimistis load factor ke depannya akan terus meningkat seiring dengan lebih dikenalnya Indonesia AirAsia X dan tentunya menjelang peak season," lanjutnya.

Sebagai informasi, Indonesia AirAsia X juga memiliki rute Bali-Melbourne. Untuk rute ini sudah ada lima penerbangan sejak 1 April 2015, yang awalnya hanya dua penerbangan.

Dendy mengatakan Indonesia AirAsia X memilih Bali sebagai basis operasional dan bukan Jakarta. “Dengan basis operasi di Bali memberikan sebuah keuntungan tersendiri bagi Indonesia AirAsia X di mana Bandara Internasional Ngurah Rai memiliki fasilitas yang mampu untuk menampung lebih banyak kapasitas penumpang. Terutama Bali, yang sudah terkenal sebagai destinasi liburan favorit bagi wisatawan dari seluruh dunia," ujar Dendy.

Ia menambahkan saat ini AirAsia mengangkut 17 persen dari total wisatawan ke Bali dan 20 persen di antaranya merupakan wisatawan mancanegara. "Indonesia AirAsia X pun memperoleh keuntungan dari penerbangan yang saat ini dioperasikan oleh maskapai afiliasi dalam Grup AirAsia," papar Dendy.

Zona tenang

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.