Kompas.com - 11/06/2015, 15:04 WIB
Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta (duduk paling kiri) mendengarkan penjelasan Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Luar Negeri Kementerian Pariwisata I Gde Pitana (nomor dua dari kanan) pada Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2015 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Kamis (11/6/2015). BBTF berlangsung sampai Sabtu (13/6/2015). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAWakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta (duduk paling kiri) mendengarkan penjelasan Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Luar Negeri Kementerian Pariwisata I Gde Pitana (nomor dua dari kanan) pada Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2015 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Kamis (11/6/2015). BBTF berlangsung sampai Sabtu (13/6/2015).
EditorI Made Asdhiana
NUSA DUA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta mengatakan masalah keamanan dan kenyamanan merupakan syarat mutlak untuk sektor pariwisata sehingga pelancong bisa berlibur dengan tenang.

"Tamu asing banyak datang ke Bali. Mari jaga kondusifitas Bali. Syaratnya melibatkan partisipasi semua pihak, masyarakat dan juga pers," kata Sudikerta usai membuka Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2015 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Kamis (11/6/2015).

Menurut Sudikerta, melalui BBTF, pariwisata di Bali tambah dikenal sehingga semakin meningkatkan perekonomian masyarakat Pulau Dewata.

Untuk itu, Wagub Bali mengajak para investor tidak menyimpan uangnya di bank, tapi segera menginvestasikannya di sektor-sektor terkait pariwisata.

Selain itu, lanjut Sudikerta, tanpa promosi, pariwisata tidak akan berjalan dengan baik. Untuk itu dia meminta pemkab dan pemkot di Bali mulai memikirkan caara mengembangkan destinasi baru serta menciptakan beragam acara untuk mendatangkan wisatawan.

Untuk mempercepat akses wisatawan mengunjungi berbagai destinasi wisata terutama antar-kabupaten di Bali, pemprov tengah mempersiapkan pembangunan jalan tol. "Pembangunan jalan menjadi prioritas. Saat ini (jalan tol) dalam tahap studi kelayakan," kata Sudikerta.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Anak Agung Gede Yuniartha Putra mengatakan, Bali sudah menjadi hub untuk daerah lain di Indonesia dalam penyebaran wisatawan mancanegara. Dari Bali, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke destinasi di luar Bali yang diinginkannya.

"Melalui BBTF ini, pemkab, pemprov dan pemkot di luar Bali diharapkan terlibat. Pasalnya daerah-daerah lain (di luar Bali) memiliki pemandangan yang indah, tapi minim turis yang datang," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Travel Tips
MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

Travel Update
Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.