Pitana: BBTF Harus Bagus dan Berkualitas

Kompas.com - 11/06/2015, 15:53 WIB
Wagub Bali I Ketut Sudikerta (kiri) dan Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Luar Negeri Kementerian Pariwisata I Gde Pitana (kanan) pada acara Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2015 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Kamis (11/6/2015). BBTF 2015 digelar sampai Sabtu (13/6/2015). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAWagub Bali I Ketut Sudikerta (kiri) dan Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Luar Negeri Kementerian Pariwisata I Gde Pitana (kanan) pada acara Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2015 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Kamis (11/6/2015). BBTF 2015 digelar sampai Sabtu (13/6/2015).
EditorI Made Asdhiana
NUSA DUA, KOMPAS.com - Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2015 dibuka Kamis (11/6/2015) di Bali Nusa Dua Convention Center. BBTF 2015 berlangsung hingga Sabtu (13/6/2015). BBTF bertujuan untuk meningkatkan promosi pariwisata Nusantara dengan membawa 77 pembeli potensial dari mancanegara bertemu dengan 175 pelaku bisnis pariwisata Indonesia dalam satu forum.

Menyikapi ajang BBTF 2015 ini, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Luar Negeri Kementerian Pariwisata I Gde Pitana mengatakan ke depan BBTF harus lebih bagus dan berkualitas.

Pitana melanjutkan antusias para peserta mengikuti BBTF tetap tinggi. "Sangat amat antusias," kata Pitana dalam jumpa pers yang juga dihadiri Wagub Bali I Ketut Sudikerta, Ketua Penyelenggara BBTF 2015 Ketut Ardana, Kadispar Bali Anak Agung Gede Yuniarta Putra, Ketua Bali Tourism Board Ida Bagus Ngurah Wijaya, dan Kepala Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ida Bagus Wirajaya.

"Jadikan BBTF sebagai acara tahunan. Jadikan BBTF sebagai matanya Indonesia. Mengapa di Bali? Kalau ini diadakan di Toraja atau Komodo (Labuan Bajo), sulit mendapatkan buyer berkualitas," sambungnya.

Menurut Pitana, Bali masih menjadi magnet pariwisata Tanah Air. "Sebut Bali, apa yang terbayang? Pariwisata. Sebut pariwisata, apa yang terbayang? Bali," katanya.

Dia berharap, sebelum BBTF 2015 berakhir segara diumumkan BBTF 2016. Sehingga ada kepastian. "Sama seperti ajang Pesta Kesenian Bali (PKB). Itu event luar biasa. (Tapi) belum pernah ada pengumuman tahun depan PKB digelar tanggal berapa," ujarnya.

Pitana memaparkan, Kemenpar akan arahkan pemda di luar Bali untuk ikut sama-sama promosi di Bali. "Ini masuk akal, logis kalau daerah lain promosikan pariwisatanya di Bali karena Bali itu pintunya untuk mendatangkan wisatawan daripada kita cari tempat lain untuk berpromosi. Memang promosi ke luar negeri perlu, tetapi promosi di Bali itu wajib," tambah Gde Pitana.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X