Kompas.com - 16/06/2015, 09:32 WIB
Pengunjung meluncur dengan flying fox yang menghubungkan Pulau Gaya dan Sapi di Taman Laut Tungku Abdul Rahman, Negara Bagian Sabah, Malaysia, pertengahan April 2015. Wahana itu memiliki panjang sekitar 250 meter dengan ketinggian 30 meter. Saat meluncur, wisatawan disuguhi pemandangan laut lepas. KOMPAS/DWI BAYU RADIUSPengunjung meluncur dengan flying fox yang menghubungkan Pulau Gaya dan Sapi di Taman Laut Tungku Abdul Rahman, Negara Bagian Sabah, Malaysia, pertengahan April 2015. Wahana itu memiliki panjang sekitar 250 meter dengan ketinggian 30 meter. Saat meluncur, wisatawan disuguhi pemandangan laut lepas.
EditorI Made Asdhiana
PARA penyelam riang menikmati indahnya bawah air. Terumbu karang subur, ikan warna-warni berenang bebas. Di bagian lain, wisatawan meluncur dengan flying fox antarpulau di atas laut biru kehijauan. Hotel-hotel berdiri di satu pulau untuk meminimalkan gangguan pada alam. Itulah Taman Laut Tunku Abdul Rahman di kota Kinabalu, Sabah, Malaysia.

Fasilitas rekreasi komplet bersanding dengan edukasi di Taman Laut Tunku Abdul Rahman. Taman laut seluas 4.929 hektar itu rumah bagi tujuh dari total 30 spesies ikan badut (Amphiprion sp) di dunia.

Kerang raksasa (Tridacna gigas) juga ada di sana. Tujuh dari sekitar 10 spesies kerang besar hidup tinggal pula di sana. Tunku Abdul Rahman berstatus taman nasional dengan perairan menghampar di dua pertiga kawasannya. Sisanya berupa Pulau Gaya, Sapi, Mamutik, Manukan, dan Sulug.

Satwa khas seperti bekantan (Nasalis larvatus), burung kangkareng perut putih (Anthracoceros albirostris), dan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) mengembara. Tak hanya satu, taman laut itu dilengkapi dua wahana edukasi besar: Borneo Reef World dan Marine Ecology Research Center.

Tak tanggung-tanggung, Borneo Reef World adalah ponton terbesar di Asia Tenggara dan kedua terbesar di dunia. Ponton itu memiliki panjang 37,5 meter, lebar 24,5 meter, dan tinggi 11,8 meter. Sejak tahun 2013, Borneo Reef World melengkapi Taman Laut Tunku Abdul Rahman.

Di situlah pentingnya edukasi kelautan ditekankan. Begitu menjejakkan kaki, wisatawan dikenalkan berbagai jenis ikan di jaring apung dalam ponton. Gabus laut (Rachycentron canadum), kuwe gerong (Caranx ignobilis), dan kerapu kertang (Epinephelus lanceolatus) berenang hilir mudik.

Ikan-ikan itu berukuran besar. Panjang gabus laut sekitar 2 meter. Pengunjung dibekali potongan ikan mentah untuk dilempar ke jaring. Serta-merta, ikan-ikan rakus berebut makanan. Air berkecipak terciprat dari kibasan ikan-ikan ke arah tamu yang menjerit, tertawa.

Managing Director Borneo Reef World Theresa Tham, pertengahan Mei 2015, menyambut tamu dengan ramah. Ia antusias menerangkan spesies-spesies ikan. Pemeliharaan ikan tidak bertujuan komersial. Meski umum dikonsumsi, ikan-ikan itu tidak dijual. Murni untuk menambah pengetahuan.

”Kami mau mempromosikan kesadaran mengenai kehidupan laut yang berkelanjutan dan pengunjung membawa pesan melestarikan kehidupan laut,” ujarnya. Scuba walk menjadi atraksi lain untuk berinteraksi langsung dengan biota laut. Tamu mengenakan helm bening tersambung selang oksigen.

Ponton memiliki serambi bawah laut. Saat berjalan di serambi itulah tamu dikerumuni ikan-ikan kecil. Tamu mengangsurkan daging ikan yang langsung diserbu. Lahap. Ikan-ikan karang seukuran telapak tangan kadang salah mengira jari-jari penyelam adalah makanannya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Travel Update
Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.