Kompas.com - 16/06/2015, 14:37 WIB
Warga menikmati senja dengan makan di perahu terapung di sekitar jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (18/4/2013). Sejak zaman Kerajaan Sriwijaya hingga sekarang, sungai dengan panjang 750 km ini terkenal sebagai sarana transportasi utama bagi masyarakat sekitar. KOMPAS/AGUS SUSANTOWarga menikmati senja dengan makan di perahu terapung di sekitar jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (18/4/2013). Sejak zaman Kerajaan Sriwijaya hingga sekarang, sungai dengan panjang 750 km ini terkenal sebagai sarana transportasi utama bagi masyarakat sekitar.
EditorI Made Asdhiana
PALEMBANG, KOMPAS.com - Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan siap menjadikan provinsi ini sebagai salah satu daerah tujuan atau destinasi wisata kuliner terfavorit di dunia. Alasannya Sumsel memiliki aneka jenis kuliner yang cukup unik dan lezat.

"Menteri Pariwisata Arief Yahya beberapa waktu lalu mengatakan Indonesia sedang menuju destinasi wisata kuliner terfavorit di dunia, dengan mengemas potensi kuliner yang ada, optimistis Sumsel dapat menjadi salah satu daerah andalan menarik banyak wisatawan mancanegara berkunjung," kata Ketua PHRI Sumatera Selatan, Herlan Aspiudin di Palembang, Senin (15/6/2015).

Menurut dia, Provinsi Sumsel dengan 17 kabupaten dan kota memiliki aneka jenis kuliner/makanan tradisional yang memiliki kekhasan tersendiri dari masing-masing daerah.

Salah satu daerah yang cukup dikenal memiliki makanan khas yakni Kota Palembang yang dikenal dengan pempek, kerupuk kemplang, lakso, burgo, pindang, dan nasi minyak. "Bahkan pempek salah satu makanan tradisional yang menjadi ikon Kota Palembang, selain jembatan Ampera dan Sungai Musi yang selama ini menjadi daya tarik dan tidak pernah terlewatkan oleh wisatawan setiap berkunjung ke daerah ini," katanya.

Herlan menjelaskan, hotel dan restoran milik anggota PHRI Sumsel akan terus didorong untuk mengolah dan mengemas aneka jenis makanan tradisional, baik dari Kota Palembang yang sudah dikenal luas maupun dari daerah lain yang tidak kalah lezatnya namun belum terangkat ke permukaan.

Selain itu, lanjut Herlan, pihaknya berupaya mempromosikan potensi kuliner khas daerah ini ke sejumlah negara yang warganya paling banyak berkunjung ke Sumsel dengan memanfaatkan jaringan atau mitra kerja seperti biro perjalanan wisata, pengusaha hotel dan restoran yang ada di luar negeri. Beberapa negara potensial pasar pariwisata provinsi ini yang menjadi target kegiatan promosi seperti Malaysia, Singapura, dan Australia.

"Melalui berbagai upaya tersebut diharapkan Sumsel menjadi salah satu destinasi wisata kuliner sehingga jumlah kunjungan wisman yang rata-rata setiap bulannya 1.000 orang bisa meningkat drastis," tambah Herlan. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.