Kompas.com - 21/06/2015, 19:09 WIB
Wisatawan menikmati matahari terbit dari kawah I Gunung Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali beberapa waktu lalu. KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Wisatawan menikmati matahari terbit dari kawah I Gunung Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali beberapa waktu lalu.
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam rangka mencapai target kunjungan wisatawan mancanegara, Menteri Pariwisata Arief Yahya mempromosikan Wonderful Indonesia di forum mancanegara yang diikuti oleh pejabat setingkat menteri-menteri pariwisata. Arief Yahya menekankan poin penting yaitu fasilitas bebas visa yang dilakukan oleh Indonesia dalam forum Tourism Ministerial of Countries along The Silk Road Economic Belt di Xian, Provinsi Shaanxi, Tiongkok, Jumat (19/6/2015).

"Melalui Perpres No 69, tanggal 9 Juni 2015, sudah membuat kebijakan bebas visa bagi 45 negara untuk datang ke Indonesia," ungkap Arief yang menjadi pembicara pertama Tourism Ministerial Meeting of Countries along The Silk Road Economic Belt dikutip dari siaran pers yang diterima KompasTravel, Sabtu (20/6/2015).

Menpar menjelaskan, dari 45 negara yang diberikan bebas masuk ke Indonesia itu, enam di antaranya adalah anggota Silk Road Program, atau yang populer disebut Jalur Sutera, yakni Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Rusia, Italia dan Spanyol. Ia melanjutkan bahwa pada tahun 2016, Indonesia akan menambah 30 negara baru yang dapat masuk ke Indonesia bebas visa.

Pada forum tersebut, Indonesia dipandang sebagai negara strategis dalam peta kepariwisataan dunia. Tema kebijakan bebas visa langsung masuk dalam pembahasan di sesi pertama. "Kami mengundang seluruh anggota Silk Road Program untuk mendukung dan memfasilitasi kemudahan visa tersebut, agar memberi dampak yang positif untuk pertumbuhan ekonomi global,” kata Arief.

Promosi Wonderful Indonesia melalui forum-forum internasional menjadi strategis karena informasi tentang Indonesia diterima langsung oleh pembuat kebijakan di bidang kepariwisataan di negara-negara peserta forum. Promosi Wonderful Indonesia melalui forum-forum internasional menjadi strategis karena informasi tentang Indonesia diterima langsung oleh pembuat kebijakan di bidang kepariwisataan di negaranya.

Forum 1st Tourism Ministerial Meeting of Countries along the Silk Road Economic Belt itu dipimpin oleh Taleb Rifai, Secretary General of UNWTO dan Li Jinzao, Chairman of CNTA. Pada pembukaan hari kedua itu, juga dihadiri Wang Yang, Vice-Premier of China, Wang Yang, Vice-Premier of China dan seluruh menteri dan perwakilan 25 negara. Delegasi Indonesia dipimpin langsung Menteri Pariwisata Arief  Yahya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
Australia Tunda Buka Perbatasan Akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan Akibat Varian Omicron

Travel Update
Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Travel Update
Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Travel Update
Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Travel Update
Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.