Kompas.com - 22/06/2015, 17:19 WIB
EditorI Made Asdhiana

Bale Kambang kini ditopang oleh fondasi karena danau sudah kering. Berhati-hatilah jika ingin masuk ke Bale Kambang karena Anda harus meniti gelagar yang membentang di atas bekas kolam kering dengan kedalaman hampir 4 meter.

Di depan kompleks Goa Peteng terdapat batu kapur dengan ujung licin dan tumpul. Sekilas bentuknya mirip lingga di candi-candi. Namun, pihak keraton menyebutnya sebagai Batu Perawan Sunti. Ada mitos bahwa perempuan yang belum menikah tidak boleh memegang batu tersebut karena akan jauh dari jodoh.

Tidak kalah unik adalah Goa Pengawal. Ruangan untuk para pengawal berjaga dan beristirahat ini dari luar hanya tampak berupa celah sempit yang cukup dimasuki satu orang. Celah itu berada di gundukan tanah dengan tinggi lebih dari 2 meter.

Rupanya gundukan itu merupakan tempat para pengawal bersembunyi dan istirahat. ”Ini untuk mengelabui musuh. Dari luar, mata-mata musuh hanya melihat ada beberapa pengawal. Begitu masuk, ternyata banyak pengawal di sana,” ujar Mulyana. Ada beberapa gundukan tanah di area itu.

Bangunan di tengah hutan jati yang berjarak hanya 2 kilometer di sebelah barat Keraton Kasepuhan itu memiliki lorong-lorong untuk melarikan diri jika ada serangan musuh. Danau yang mengelilingi bangunan itu juga berfungsi mempersulit musuh yang ingin masuk ke tempat peristirahatan raja.

Namun, Goa Sunyaragi kini tidak lagi sunyi. Ketenangan itu beralih menjadi deretan permukiman dan jalan besar yang mengepung kompleks situs bersejarah tersebut. Belum lagi keriuhan dari atraksi lumba-lumba yang sering digelar di area luar yang berdekatan dengan kompleks situs. (Lusiana Indriasari)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.