Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/06/2015, 22:08 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F
JAKARTA, KOMPAS.com - Walau bukan negara dengan mayoritas berpenduduk Muslim, namun Singapura dipandang sebagai salah satu destinasi wisata Muslim terbaik di dunia. Predikat tersebut diraih Singapura dalam Matercard-Crescent Rating Globba Muslim Travel Index di tahun 2015.

Dalam penghargaan ini dinyatakan bahwa Singapura berada di peringkat teratas sebagai destinasi wisata yang ramah bagi wisatawan Muslim untuk kategori negara yang bukan anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Sementara secara keseluruhan untuk semua negara, Singapura berada di posisi kesembilan mengalahkan beberapa negara anggota OKI.

"Kami senang Singapura diberi penghargaan sebagai destinasi teratas yang ramah untuk wisatawan Muslim," ungkap Area Director of Indonesia, Singapore Tourism Board, Michele Wooi, saat temu media di Jakarta, Selasa (23/6/2015).

Di dalam peringkat 10 teratas, selain Singapura secara berurutan adalah Thailand, Inggris, Afrika Selatan, Perancis, Belgia, Hongkong, Amerika Serikat, Spanyol, dan Taiwan di urutan kesepuluh. Di tahun 2014, Singapura menerima kedatangan 3,2 juta wisatawan Muslim. Secara global, ada 108 juta wisatawan Muslim di tahun 2014.

Bagaimana dengan Indonesia? Indonesia berada di peringkat enam baik di kategori negara anggota OKI maupun secara keseluruhan. Di kategori anggota OKI, Indonesia kalah dengan Malaysia yang berada di peringkat pertama, disusul Turki, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Qatar. Setelah Indonesia di urutan ketujuh dan selanjutnya adalah Oman, Jordan, Moroko, dan Brunei.

Kriteria dalam survei GMTI ini meliputi beberapa faktor yaitu destinasi wisata yang ramah bagi keluarga Muslim, tingkat pelayanan untuk wisatawan Muslim, ketersediaan fasilitas bagi wisatawan Muslim, pilihan akomodasi, jumlah kedatangan wisatawan Muslim, pilihan menu dan makanan halal, dan kriteria lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+