Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Akhir Pekan, Kunjungi Bazar di Museum Tekstil

Kompas.com - 27/06/2015, 10:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Museum Tekstil, Jakarta, mengenalkan fungsi museum sebagai pusat pelestarian edukasi nilai budaya melalui kegiatan bazar produk-produk keunggulan lokal.

"Kegiatan ini menjadi sebuah upaya jemput bola untuk mendekatkan museum kepada masyarakat serta bermanfaat bagi segenap pihak," kata Kepala Museum Tekstil Dyah Damayanti di Jakarta, Rabu (24/6/2015).

Dalam pembukaan acara bertema 'Enjoy Ramadhan' tersebut ia menjelaskan agenda ini diadakan rutin setiap tahun tanpa dipungut biaya kecuali membeli produk bazar.

Kegiatan 'Enjoy Ramadhan' diisi oleh berbagai rangkaian acara, seperti pameran kain pelekat Wastra tenun dengan ragam hias. Wastra pelekat menjadi populer diseluruh wilayah pesisir Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Umumnya digunakan sebagai sarung.

"Museum Tekstil mempunyai banyak koleksi, namun tidak banyak yang mengetahui, oleh karena itu sedikit demi sedikit kami perkenalkan," kata Dyah.

Selain pameran, agenda lainnya adalah loka karya belajar membuat pola batik. Hal ini bertujuan mengenalkan cara membuat kain batik dan tehnik-tehniknya. Kegiatan Enjoy Ramadhan diselenggarakan di Museum Tekstil, Jakarta, pada tanggal 24 hingga 28 Juni 2015.

Waktu loka karya dimulai setiap pukul 17.00 WIB, sebelumnya dimulai dengan kunjungan bazar dan keliling museum. Diselenggarakan pula buka puasa bersama dengan para pengunjung dan peserta loka karya pada setiap harinya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Travel Update
4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com