Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/06/2015, 13:36 WIB
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Tak ada habisnya jika membahas berbagai macam makanan yang dijual di beberapa Pasar Sore Ramadhan di Yogyakarta. Penganan tradisional hingga bergaya western, mulai dari kudapan ringan hingga makanan berat tersedia di pasar kaget yang ada di wilayah sekitar Yogyakarta.

Salah satu pasar sore Ramadhan yang cukup terkenal sedari dulu adalah Pasar Sore Ramadhan di Kauman, Yogyakarta. Puluhan penjual dadakan berjajar rapi di sebuah gang sempit perkampungan menjajakan menu takjil dan buka puasa.

Uniknya, di pasar ini ada satu menu khas yang hanya muncul saat bulan puasa, yaitu Kicak. Kudapan khas Kampung Kauman ini terbuat dari nasi ketan yang telah ditumbuk halus menjadi jadah. Jadah ini kemudian dicampur dengan gula, parutan kelapa, pandan, serta irisan buah nangka.

Rasa jadah yang gurih dipadukan dengan kerenyahan parutan kelapa dan gula yang terasa manis. Yang membuat istimewa tentu adalah potongan nangka dan daun pandan sehingga aroma Kicak sangat menggoda sebagai menu pembuka saat berbuka puasa.

Salah satu pemandu wisata Kampung Kauman, Anwar Bustami, mengemukakan bahwa awalnya Kicak ini diproduksi oleh Mbah Wono di Kampung Kauman sejak tahun 1950.

KOMPAS.com/Adhika Pertiwi Keramaian pengunjung di pasar sore Ramadhan Kampung Kauman untuk mencari menu takjil dan buka puasa.

"Konon, saat itu Mbah Wono hanya coba-coba membuatnya di usia 18 tahun dan ternyata banyak yang menyukai makanan ini. Kemudian, tradisi membuat Kicak saat bulan puasa ini diturunkan kepada anaknya hingga saat ini," ujar Anwar.

Hingga saat ini, Kicak menjadi salah satu kudapan paling dicari di pasar ramadhan Kauman ini. Menurut pengamatan KompasTravel, hampir 80 persen penjual di pasar Kauman ini menjajakan Kicak sebagai salah satu menu andalannya.

"Dulu, Kicak dibungkus dengan daun kelapa, seiring perkembangan zaman dan demi kepraktisan, Kicak saat ini banyak dijual dalam bungkusan mika. Tetapi harganya cukup terjangkau, hanya dengan Rp 2.500 kita bisa menikmati Kicak yang manis dan cukup mengenyangkan," kata Anwar.

Selain Kicak, beberapa makanan tradisonal juga dijajakan antara lain jadah manten, semar mendem, dan kipo khas Kotagede.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+