Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/07/2015, 10:36 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
BANYUWANGI, KOMPAS.com - Kuliner di Banyuwangi terkenal dengan kepedasannya. Salah satunya adalah Gurame Guyur Kobong yang ada di Jalan Ikan Tengiri nomor 7, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Rasa pedasnya yang luar biasa mampu menambah nafsu makan makan para penikmat makanan pedas.

Kobong sendiri artinya adalah terbakar dan sensasi pedas inilah yang disukai oleh pengunjung yang datang di kedai yang bangunannya didominasi bambu tersebut. Kepada KompasTravel, Rabu (1/7/2015), Didik Iswahyudi, pemilik kedai menjelaskan gurame merupakan salah satu menu andalan di warung cabang keduanya tersebut.

Setelah dibersihkan, ikan gurame segar kemudian digoreng kering lalu disiram dengan kuah pedas beraroma rempah yang kuat. "Ikan gurame masih fresh karena kami membelinya dalam keadaan hidup lalu diletakkan di kolam bagian depan. Jadi jika ada yang memesan langsung kita ambil dan kita olah," jelasnya.

Sementara itu untuk resep racikan guyur kobong, Didik mengaku terinspirasi dari kuliner Banyuwangi yang terkenal pedas. "Hasil racikan sendiri. Perpaduan dari makanan khas Banyuwangi sebelumnya yaitu sambel tempong dan sambal serai. Bumbunya hanya serai jahe serta cabai dan bawang. Dan kuahnya ini tidak menggunakan santan," jelas Didik sambil mempraktekkan cara membuat bumbu tersebut.

KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Gurame Guyur Kobong, kuliner khas Banyuwangi.
Untuk mendapatkan sensasi pedasnya, setiap hari rata-rata Didik menghabiskan 7-10 kilogram cabai rawit dan minimal 20 kilogram ikan gurame segar. Sedangkan untuk ayam dan bebek setiap harinya dia menyediakan sampai 800 potong.

Walaupun ada 24 pekerja di warung miliknya, Didik mengaku masih turun sendiri untuk membuat kuah kobongnya untuk menjaga kualitas rasa. Nah, jika berpelesir ke Banyuwangi, Anda bisa segera mencicipi gurame guyur kobong dengan rasa super pedas yang semakin nikmat jika dimakan dengan nasi bakar. Rasa gurih ikan gurame dan pedasnya bumbu guyur kobong yang menyatu akan menimbulkan sensasi berbeda di mulut anda.

Tapi jika Anda datang pada saat buka puasa, pastikan Anda memesan tempat terlebih dahulu untuk menghindari kehabisan tempat duduk, karena warung ini cocok untuk dijadikan tempat berbuka puasa bersama keluarga dan sahabat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+