Kompas.com - 03/07/2015, 13:34 WIB
Wisatawan mancanegara di obyek wisata Pura Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (26/6/2015). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAWisatawan mancanegara di obyek wisata Pura Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (26/6/2015).
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia  pada  Mei 2015 mencapai  793.499 wisatawan atau tumbuh 5,47 persen dibandingkan Mei tahun sebelumnya sebesar 752.363 wisatawan. Sedangkan secara kumulatif Januari-Mei 2015 kunjungan wisman mencapai 3.842.669 wisatawan atau tumbuh 3,85 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.700.047  wisatawan.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam siaran pers Biro Hukum dan Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata di Jakarta, Kamis (2/7/2015), mengatakan dari kajian yang dilakukan APEC, UNWTO, maupun WTTC  pemberlakuan bebas visa memberi dampak pada pertumbuhan wisman rata-rata sebesar 18 persen.

“Kita memproyeksikan akan terjadi penambahan  sebanyak 1 juta wisman per tahun, sehingga kita optimis target tahun ini sebesar 10,5 juta wisman akan terlampaui,” kata Arief Yahya.

Menurut Menpar, walaupun pertumbuhan wisman dalam lima bulan pertama (Januari-Mei) 2015 masih belum signifikan, diharapkan pada bulan berikutnya akan mengalami peningkatan seiring dengan tibanya hight season pada pertengahan tahun ini serta  pemberlakuan fasilitas Bebas Visa Kunjungan (BVK) 45 negara sesuai Perpres No. 69/2015 tanggal 10 Juni 2015.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Ratusan turis turun dari kapal pesiar MS Rotterdam yang sandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (19/2/2015).
Arief menjelaskan, proyeksi kunjungan wisman dari 45 negara penerima BVK tahun ini akan mencapai 4,12 juta wisman dan diharapkan tahun 2016 mencapai 5,16 juta, tahun 2017 sebanyak 6,45 juta. Dalam dua tahun berikutnya 2018 dan 2019 akan melonjak masing-masing sebesar 8,06 juta dan 10,8 juta wisman.

“Saat ini sudah terlihat perkembangan kunjungan wisman Tiongkok dan Jepang. Pertumbuhan wisman dari kedua negara tersebut dalam lima bulan ini (Januari-Mei 2015) sebesar 18,58 persen dan 6,85 persen. Dengan pemberlakukan bebas visa diproyeksikan akan meningkat signifikan,” kata Arief Yahya.

Data BPS dan Pusdatin Kementerian Pariwisata menyebutkan kunjungan wisman bulan Mei 2015 yang mengalami pertumbuhan tertinggi yakni  Hongkong sebesar 28,98 persen, Tiongkok 27,39 persen, Singapura  21,12 persen, India 15,04 persen, Amerika Serikat 4,90 persen. Sedangkan secara kumulatif (Januari- Mei 2015) yang mengalami pertumbuhan tinggi  adalah wisman Tiongkok sebesar 18,58 persen, Mesir 16,21 persen, India 13,56 persen, Hongkong 11,19 persen, dan Jepang 6,85 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu berdasarkan pintu masuk, kunjungan  wisman pada Mei melalui great Bali meningkat 0,41 persen, great Jakarta (Soekarno-Hatta) 2,59 persen dan great Batam  29,13 persen. Secara komulatif kunjungan wisman melalui great Batam meningkat  11,86 persen, great Bali (Ngurah Rai) meningkat 9,65 persen, sedangkan wisman melalui great Jakarta  (Soekarno-Hatta ) menurun -4,19 persen. Penurunan wisman melalui great Jakarta terjadi pada awal bulan dan belakangan ini menunjukkan trend meningkat hal itu  terlihat pada kunjungan wisman bulan Mei 2015 tumbuh sebesar 2,59 persen.

SERAMBI/M ANSHAR Penumpang kapal pesiar Calledonian Sky mengunjungi objek wisata PLTD Apung yang hanyut terbawa tsunami 2004 lalu di Gampong Punge Blangcut, Banda Aceh, Minggu (13/10/2013). Sebanyak 88 turis asal Australia dan Inggris tersebut menghabiskan waktu selama empat jam untuk mengunjungi sejumlah obyek wisata di Kota Banda Aceh sebelum melanjutkan pelayaran ke Pulau Simeulue (Aceh) dan Pulau Nias, Medan.
Diseminasi Bebas Visa 45 Negara

Seiring dengan pemberlakuan Perpres No. 69/2015 tentang BVK 45 Negara, Kemenpar mulai melakukan diseminasi dan promosi kebijakan BVK dengan pendekatan BAS (Branding, Advertising, Selling), DOT (Destination, Original, Time) serta POS (Paid Media, Owned Media, and Social Media) dengan melibatkan semua stake holder pariwisata.

Saat ini sektor pariwisata berada di urutan keempat bagi kontribusi penerimaan devisa. Diharapkan pada 2020 sektor pariwisata bisa berada di posisi pertama.

Dalam melakukan desiminasi dan promosi BVK 45 negara, Kemenpar akan bekerja sama dengan KBRI; VITO (Visit Indonesia Tourism Office) yang ada di Malaysia, Tiongkok (Beijing dan Guangzhou), Jepang, Korea Selatan, Timur Tengah, Inggris, Belanda, Perancis, Jerman, Rusia, India, Singapura serta Australia.

Kemenpar juga menggandeng Organisasi Pariwisata Internasional (UNWTO, WTTC, PATA, WEF); tour operator dan whole seller dunia dan asosiasi usaha pariwisata khususnya Biro Perjalanan Wisata (BPW) yang memiliki mitra di 45 negara BVK tersebut. Diharapkan kebijakan BVK 45 negara akan meningkatkan kunjungan wisman ke Indonesia yang menargetkan sebanyak 20 juta wisman pada 2019. (*)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.