Foto di Instagram Bagus tapi Belum Tahu Bahayanya...

Kompas.com - 04/07/2015, 12:46 WIB
Bibir kawah di puncak Gunung Agung (3.142 mdpl), Bali, Kamis (6/10/2011). Gunung stratovolcano ini terakhir meletus dahsyat 1963 menelan korban jiwa 1.148 orang. KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Bibir kawah di puncak Gunung Agung (3.142 mdpl), Bali, Kamis (6/10/2011). Gunung stratovolcano ini terakhir meletus dahsyat 1963 menelan korban jiwa 1.148 orang.
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Selain berhasil menyebarkan informasi pariwisata, Instagram juga diakui memiliki dampak buruk. Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu narasumber acara Inspirasi Kelana, Kadek Arini Steitula Gayatri pada saat presentasi di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (3/7/2015).

"Instagram bukan cuma media sosial. Bisa menjaring teman tapi punya keuntungan dan kerugian. Foto-foto obyek wisata yang bagus bikin banyak orang yang ingin ke sana. Foto di Instagram bagus misalnya tapi belum tahu bahayanya," papar Kadek.

Ia mengungkapkan sebelum berwisata karena melihat foto atau video obyek wisata di Instagram, ada baiknya mencari lebih lanjut perjalanan yang akan dilakukan. Misalnya jika ingin mendaki gunung, perhatikan keselamatan diri sebagai hal yang utama.

Pemilik nama akun Instagram @kadekarini ini juga mengungkapkan bahwa setiap kegiatan yang berbahaya, sebaiknya kenali risiko yang akan dihadapi. Ia mengungkapkan pentingnya riset sebelum melakukan perjalanan wisata yang memiliki tingkat bahaya yang tinggi seperti mendaki gunung.

"Ya kalau pesannya, be a responsible traveler aja. Risiko yang ditanggung dari traveling lebih baik dipikirkan dulu. Lebih menghargai lingkungan tempat yang dikunjungi dan juga menjaga diri," ujarnya.

Ditemui KompasTravel usai acara, narasumber lain, Asika Remadja Sungkharisma juga memiliki strategi sendiri yang dapat digunakan sebagai antisipasi dampak buruk terkait keselamatan.

"Di setiap foto. Misalnya di Puncak Merapi, Selalu memberitahu, bahwa konsekuensi adalah ada pada diri sendiri. Misalnya cacat seumur. Gue kasih peringatan tentang bahaya di caption foto," tutupnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X