Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berenang di Tepian Pasifik

Kompas.com - 06/07/2015, 09:37 WIB
Menjejakkan kaki di pantai, gelombang kecil datang satu-satu dari lautan luas yang begitu biru. Kicau burung-burung laut tak henti terdengar dari hutan kecil di bagian dalam pulau. Di awal musim kemarau itu, kawanan unggas sibuk terbang hilir mudik dari sarangnya ke arah lautan.

Dua nelayan beristirahat di bawah pepohonan di tepi pantai sembari menikmati kelapa muda dari pohon-pohon yang tumbuh liar. Mereka menawari kami kelapa muda yang dipetik sendiri. Minum air kelapa di pulau kecil terpencil sambil memandang ke arah Samudra Pasifik yang mahaluas, biru dan teduh, sulit ada bandingannya.

Jika ingin berenang di laut yang jernih ini, masih dimungkinkan tetapi harus ekstra hati-hati. Pantai berpasir putih halus yang bersih, langsung bertemu perairan dalam, sehingga bagi yang tidak dapat berenang sama sekali tidak disarankan.

Kenyataan bahwa perairan ini bagian dari Samudra Pasifik memberi kesan khusus. Ombak laut yang tenang pada sore hari di awal Juni itu membuat acara berenang lebih nyaman dan teduh.

Namun pada bulan-bulan tertentu, ombak di perairan Sarmi akan tinggi dan disukai para peselancar, lokal dan mancanegara. Sarmi pun dikenal pula sebagai ”Kota Ombak”.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Gunung Bromo Kebakaran 19 Juni 2024, Wisata Tetap Buka

Gunung Bromo Kebakaran 19 Juni 2024, Wisata Tetap Buka

Travel Update
Kapal Pesiar Resorts World One Ingin Berlayar Lagi dari Jakarta

Kapal Pesiar Resorts World One Ingin Berlayar Lagi dari Jakarta

Travel Update
Rekomendasi 4 Vila di Bali untuk Musim Liburan Sekolah Tahun Ini

Rekomendasi 4 Vila di Bali untuk Musim Liburan Sekolah Tahun Ini

Travel Update
Taman Lalu Lintas: Lokasi, Harga Tiket Masuk, dan Jam Buka

Taman Lalu Lintas: Lokasi, Harga Tiket Masuk, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Tingkatkan Kunjungan Wisman, Mantan Menteri Pariwisata Usul Bebas Visa Kunjungan

Tingkatkan Kunjungan Wisman, Mantan Menteri Pariwisata Usul Bebas Visa Kunjungan

Travel Update
Tiket Pesawat Masih Mahal, Sandiaga Sebut Tambahan Penerbangan Belum Tuntas

Tiket Pesawat Masih Mahal, Sandiaga Sebut Tambahan Penerbangan Belum Tuntas

Travel Update
Kereta Tidur Berkecepatan Tinggi Hong Kong-Shanghai-Beijing Beroperasi

Kereta Tidur Berkecepatan Tinggi Hong Kong-Shanghai-Beijing Beroperasi

Travel Update
7 Penginapan di Dieng, Pesan untuk Ikut Dieng Culture Festival

7 Penginapan di Dieng, Pesan untuk Ikut Dieng Culture Festival

Hotel Story
Jelang Libur Sekolah, Pelaku Wisata Diminta Bersiap Hadapi Lonjakan Pengunjung

Jelang Libur Sekolah, Pelaku Wisata Diminta Bersiap Hadapi Lonjakan Pengunjung

Travel Update
Penumpang KA Bandara di Yogyakarta dan Medan Melonjak Drastis Saat Idul Adha

Penumpang KA Bandara di Yogyakarta dan Medan Melonjak Drastis Saat Idul Adha

Travel Update
Pengalaman Ikut Yoga di Vila Ubud Bali dan Tipsnya buat Pemula

Pengalaman Ikut Yoga di Vila Ubud Bali dan Tipsnya buat Pemula

Jalan Jalan
Sambut Libur Sekolah, Pergerakan Turis Domestik Diprediksi Naik hingga 20 Persen

Sambut Libur Sekolah, Pergerakan Turis Domestik Diprediksi Naik hingga 20 Persen

Travel Update
Pergerakan Turis Domestik Saat 'Long Weekend' Idul Adha Naik hingga 20 Persen

Pergerakan Turis Domestik Saat "Long Weekend" Idul Adha Naik hingga 20 Persen

Travel Update
Tur Zero Dollar Kembali Terjadi di Thailand, Dinilai Lebih Berbahaya

Tur Zero Dollar Kembali Terjadi di Thailand, Dinilai Lebih Berbahaya

Travel Update
Festival Kampung Wisata 2024 di Yogyakarta Digelar mulai 21 Juni

Festival Kampung Wisata 2024 di Yogyakarta Digelar mulai 21 Juni

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com