Kompas.com - 06/07/2015, 12:09 WIB
Pemandangan menjelang malam di  Danau Toba dilihat dari Hotel Niagara, Parapat, Sumatera Utara, Kamis (4/12/2014) sore. KOMPAS.COM/TIGOR MUNTHEPemandangan menjelang malam di Danau Toba dilihat dari Hotel Niagara, Parapat, Sumatera Utara, Kamis (4/12/2014) sore.
EditorI Made Asdhiana
MEDAN, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan menjadikan Geopark Nasional Kaldera Toba sebagai ikon pariwisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Dalam rapat paripurna DPRD Sumut di Medan, Jumat (3/7/2015), Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Hasban Ritonga mengatakan, geopark adalah taman bumi yang menggunakan konsep pengembangan kawasan secara berkelanjutan.

Konsep geopark tersebut memadukan keragaman geologi, keragaman hayati (biodiversity), budaya (culture diversity) yang dimanfaatkan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Keberadaan geopark tersebut didukung keunggulan kawasan Danau Toba yang merupakan warisan geologi dan keunggulan tujuan wisata yang juga memadukan potensi alam dengan kekayaan budaya.

Untuk memantapkan eksistensi Geopark Kaldera Toba, Pemprov Sumut telah menjalin komitmen dengan tujuh kepala daerah di kawasan Danau Toba dalam meningkatkan potensi kepariwisataan di kawasan strategis nasional itu.

Kemudian, telah dibentuk tim percepatan Geopark Kaldera Toba menuju bagian dari Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO). Dengan masuknya Geopark Kaldera Toba ke dalam UNESCO, diharapkan keberadaan berbagai peninggalan akibat letusan gunung api maha dahsyat itu terpromosikan ke dunia internasional.

Setelah terpromosikan ke berbagai negara, diharapkan kunjungan wisatawan mancanegara semakin meningkat di Sumut, terutama ke kawasan Danau Toba. Dengan demikian, tambah Ritonga, diharapkan juga minat investor semakin tinggi untuk menanamkan modalnya ke kawasan Danau Toba sehingga wisata andalan Sumut itu semakin berkembang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.