Kompas.com - 06/07/2015, 19:03 WIB
EditorI Made Asdhiana
Setelah jatuh-bangun berwirausaha, Saroji mulai mencicipi hasil pengolahan carica. Dia memiliki tiga toko oleh-oleh di kawasan Dieng. Dalam sehari, usaha rumahannya mampu memproduksi 2.000 cup dan 1.200 botol manisan carica. Ditambah penjualan oleh-oleh lain seperti purwaceng, omzet usaha Saroji mencapai lebih dari Rp 100 juta per bulan.

Pengolahan carica terus berkembang dari sekadar manisan. Inovasinya tak terbatas, selaras dengan daya kreatif warga Dieng. Susatrijo Hartojo, pemilik usaha Manz Carica asal Desa Bakal, Kecamatan Batur, misalnya, berinisiatif mencampur manisan carica dengan sari buah bit.

Hasilnya, manisan carica yang biasanya berwarna kuning berubah menjadi merah. Untuk mendapatkan buah bit, Satriyo, panggilan akrab Susatrijo, menanam sendiri di kebun miliknya. ”Rasanya jadi lebih segar. Buah bit juga berkhasiat menambah stamina,” katanya.

Dalam sehari, Satriyo mengolah hingga 120 kilogram (kg) carica. Namun, saat kemarau, hanya 60 kg, karena stok buah sulit dan harganya cukup mahal. Dia membandingkan, saat musim hujan, harga carica dari petani Rp 2.000 per kg, tetapi saat kemarau Rp 6.000 per kg.

Untuk pemasaran, Satriyo menjalin kerja sama dengan sejumlah koperasi dan toko-toko kecil di Banjarnegara. Carica buatan Satriyo juga dipasarkan hingga Yogyakarta, Klaten, Solo, Cirebon, Kalimantan, dan Batam. Bahkan, mulai merambah negeri tetangga, yaitu Malaysia.

”Kebetulan ada teman di Malaysia yang berinisiatif memasarkan. Carica digunakan sebagai takjil untuk berbuka puasa di sana,” tambahnya.

Varian olahan

Kini, carica juga telah diolah menjadi sirup, jenang, dan dodol. Variasi olahan itu memperlebar ceruk pasar. Salah satunya dilakukan Sukini (44), pemilik usaha Suka Nicky di Desa Gemiwang, Kecamatan Bawang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.