Kompas.com - 13/07/2015, 12:16 WIB
EditorI Made Asdhiana

NAMA Lasem mulai populer seiring booming batik yang dihasilkan warga di pesisir utara Pulau Jawa ini. Mengenal kebudayaan dan sejarah kota lewat city tour di Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, bisa dimulai di Desa Wisata Batik Babagan.

Tak sulit menemukan tempat ini. Gapura besar bertuliskan informasi desa wisata berdiri megah di sisi selatan jalan utama Pantura di Lasem atau dikenal pula sebagai Jalan Daendels.

Tak jauh dari gapura, berdiri baliho peta wisata yang menunjukkan beberapa pusat batik di Babagan. Di kawasan ini, kita bisa melihat rumah-rumah tua khas Tiongkok. Mayoritas, milik pengusaha batik. Tak heran jika kawasan ini juga disebut pecinannya Lasem.

Kami memilih rumah batik Sekar Kencana yang berjarak sekitar 250 meter dari gapura masuk sebagai tujuan pertama. Sekar Kencana merupakan rumah batik milik Sigit Witjaksono, yang juga tokoh Tionghoa Lasem.

Di rumah ini, Sigit memiliki sekitar 20 pegawai. Mulai pembuat pola, pembatik, juga tenaga pendukung yang memroses kain batik hingga siap jual. "Saya sendiri yang membuat gambar, selanjutnya pegawai yang membuat pola di kain," ungkap Sigit.

Di usianya yang menginjak 86 tahun, Sigit masih sigap. Dia tak segan menjelaskan dan menunjukkan dapur pembuatan batik.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X