Kompas.com - 13/07/2015, 17:38 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com — Memiliki pola makan vegetarian tak menjadi halangan ketika berwisata. Hal itu yang diakui oleh wanita yang telah mengunjungi 28 negara di dunia untuk berwisata, Nila Tanzil.

"Kalau berwisata ke suatu tempat sih aku gak merasa takut atau ragu tentang kuliner vegetarian. Kalaupun agak susah (dapat kuliner vegetarian), aku pasti tetap dapat," kata Nila Tanzil kepada KompasTravel seusai acara The Beauty of Spontaneous Travel pada minggu lalu di Jakarta.

Wanita yang telah menjadi seorang vegan sejak lahir ini mengatakan bahwa kesulitan untuk mendapatkan kuliner vegetarian jarang terjadi terhadap dirinya. Nila berpikir bahwa tidak mungkin masyarakat di suatu negara tidak memakan sayur-sayuran. Ia pun memiliki tempat favorit untuk menikmati kuliner vegetarian ketika berwisata.

"Kalau aku senangnya pergi ke kuil-kuil Buddha karena mayoritas mereka kan vegetarian dan juga suka ada restoran vegetarian di kawasan kuil itu. Itu enak banget. Seperti di Thailand," ujarnya.

Ia menceritakan bahwa destinasi wisata yang tersulit untuk mendapatkan kuliner vegetarian adalah di Taiwan. Menurut dia, mayoritas kuliner di sana menggunakan babi sehingga ia tidak dapat memakannya.

"Nah kalau sudah begitu (gak ketemu sayur-sayuran), makan camilan saja. Cari ke supermarket untuk cari makanan," ujarnya.

Ia membagikan pengalamannya ketika berwisata di Afrika dan tidak menemukan sayur-sayuran untuk dimakan. Kemudian, Nila pergi ke supermarket untuk mencari makanan berupa mi instan. Ketika di supermarket, ia malah mendapatkan mi instan dari Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.