Kompas.com - 14/07/2015, 12:29 WIB
Wadirman, menyemprotkan cairan herbisida ke relief Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, Selasa (25/5/2010). Ia bertugas membersihkan candi dari serangan lumut yang dapat merusak batu candi. Pembersihan candi dilakukan secara berkala untuk menjaga kekuatan batu. Penyemprotan dengan cairan seperti ini dilakukan tiga kali dalam setahun.  KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYATWadirman, menyemprotkan cairan herbisida ke relief Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, Selasa (25/5/2010). Ia bertugas membersihkan candi dari serangan lumut yang dapat merusak batu candi. Pembersihan candi dilakukan secara berkala untuk menjaga kekuatan batu. Penyemprotan dengan cairan seperti ini dilakukan tiga kali dalam setahun.
EditorI Made Asdhiana
BOROBUDUR, KOMPAS.com - Pengelola Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) menyiapkan berbagai atraksi wisata tambahan untuk menghibur para pengunjung candi yang juga warisan budaya dunia di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah itu, selama musim libur Lebaran 2015.

Kepala Unit TWCB Chrisnamurti Adiningrum di Borobudur, Senin (13/7/2015), mengatakan puncak kunjungan wisata di Candi Borobudur diperkirakan pada 18-19 Juli 2015 dengan peningkatan sekitar 10 persen dibandingkan dengan masa serupa pada 2014.

Pihaknya memperkirakan jumlah pengunjung Candi Borobudur selama 15 hari masa libur Lebaran 2015 mencapai 332.253 orang, sedangkan pada 2014 tercatat 302.049 wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara.

Berbagai atraksi wisata tambahan di Candi Borobudur itu, katanya, berupa pentas kesenian rakyat, wayang kulit, musik cokekan dan keroncong.

"Kami melibatkan masyarakat Borobudur, kami memberikan kesempatan kepada warga Borobudur untuk berkreasi, menampilkan hasil karya kreativitas mereka sehingga wisatawan memiliki wawasan baru bahwa Borobudur tidak hanya memiliki candi, namun juga potensi wisata lain yang membanggakan," katanya.

Chrisna yang didampingi Pelaksana Tugas General Manajer Hotel Manohara (di dalam kompleks TWCB) Esti Wahyujati dan jajaran pimpinan TWCB itu, mengemukakan tentang kepedulian pengelola wisata Candi Borobudur untuk mempromosikan beragam potensi desa di sekitar candi tersebut.

Pihaknya juga menyelenggarakan pameran produk unggulan desa sekitar Candi Borobudur seperti batik, pensil bambu, kriya kayu, patung pasir, kerajinan dari bahan baku gypsum, bambu, wayang kardus, tikar pandan, topeng hewan, lukisan, dan gerabah.

Selain itu, menurut Chrisna, disajikan pula aneka produk kuliner seperti makanan olahan berbahan baku ketela, rengginang, jenang sirat, clorot, karah, selondok, mi tepung, geblek, gula jawa, ceriping, dawet, dan tahu.

www.facebook.com/mzuck Kegiatan Mark Zuckerberg di Candi Borobudur, Minggu (12/10/2014)
Pihaknya juga mempromosikan sejumlah obyek wisata lainnya di kawasan Candi Borobudur, seperti Taman Kupu, Candi Pawon, Museum Wayang, Watu Tambak, Watu Ebek, Gunung Kendil, Desa Bahasa, dan Punthuk Setumbu.

"Supaya wawasan pengunjung Candi Borobudur makin luas, supaya tidak hanya terkonsentrasi untuk ke puncak candi, karena di kawasan Candi Borobudur juga ada berbagai obyek wisata yang menarik," katanya.

Ia menjelaskan berbagai atraksi tambahan itu untuk menghibur wisatawan yang memanfaatkan libur Lebaran 2015 dengan bertandang ke Candi Borobudur dan kawasannya.

"Wisatawan akan mendapat manfaat lain ketika berkunjung ke Candi Borobudur. Kami juga memiliki wahana wisata lain, seperti kereta wisata, delman, andong tilik ndeso, sepeda wisata, dan gajah tunggang," katanya.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan instansi setempat lainnya yang terkait dengan kepariwisataan Candi Borobudur, untuk meningkatkan layanan kepada wisatawan agar nyaman dan aman berkunjung ke tempat itu, selama libur Lebaran 2015.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.