Kompas.com - 19/07/2015, 10:50 WIB
Anak-anak terjun ke laut dari Jembatan Cinta di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Sabtu (14/3/2015). Jembatan Cinta merupakan salah satu ikon wisata di Pulau Tidung dan salah satu tujuan wisata utama di Kepulauan Seribu. KOMPAS/RADITYA HELABUMIAnak-anak terjun ke laut dari Jembatan Cinta di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Sabtu (14/3/2015). Jembatan Cinta merupakan salah satu ikon wisata di Pulau Tidung dan salah satu tujuan wisata utama di Kepulauan Seribu.
EditorI Made Asdhiana
PULAU TIDUNG, KOMPAS.com - Jembatan Cinta menjadi obyek wisata favorit ribuan wisatawan yang mengunjungi Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Jakarta, pada hari kedua Lebaran 2015, Sabtu (18/7/2015).

Jembatan sepanjang 800 meter yang menghubungkan Tidung Besar dan Tidung Kecil tersebut penuh sesak pengunjung yang sebagian besar muda mudi yang sengaja datang karena penasaran dengan cerita mengenai Jembatan Cinta yang sudah menjadi salah satu ikon wisata itu.

"Saya tertarik datang ke sini memang karena penasaran dengan cerita mengenai jembatan ini. Dari cerita yang saya dengar, pasangan yang menyeberangi Jembatan Cinta ini akan mendapatkan cinta abadi," kata Fathya Arta, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Jakarta yang datang bersama tunangannya, Kukuh.

Meski tidak sepenuhnya percaya dengan mitos tersebut, Fathya, sambil tertawa, menegaskan tujuan utamanya adalah mengisi liburan panjang sekaligus menikmati keindahan alam yang ditawarkan oleh Pulau Tidung.

"Namanya juga mitos, boleh percaya dan boleh tidak. Saya cuma penasaran saja setelah mendengar cerita teman-teman yang pernah ke sini," katanya.

KOMPAS/RADITYA HELABUMI Pengunjung bersepeda menyusuri Jembatan Cinta di Pulau Tidung, Sabtu (14/3/2015). Keindahan pantai di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke pulau ini.
Versi lain dari mitos Jembatan Cinta adalah, pasangan yang secara bersama berani melompat dari jembatan tersebut, maka hanya maut yang akan memisahkan mereka.

Di salah satu bagian tertinggi dari jembatan yang dibuat melengkung setinggi tujuh meter, puluhan anak-anak muda tampak mengantre untuk melompat. Tapi tidak sedikit yang tampak ragu-ragu dan tidak berani untuk melompat setelah berada di pinggir jembatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau ragu-ragu, tidak usah dipaksakan melompat, nanti malah nggak bisa muncul lagi ke permukaan," kata salah seorang pengunjung mengingatkan rekannya yang sudah siap-siap dengan kamera untuk mengabadikan peristiwa tersebut.

Pulau Tidung yang bisa ditempuh dalam waktu sekitar satu setengah jam dari Pantai Marina Ancol, menjadi pilihan warga Jakarta yang ingin menghabiskan waktu liburan Lebaran.

Jenny Ansar, seorang pemandu wisata yang ditemui di lokasi wisata tersebut mengakui bahwa meski ia lahir dan besar di Pulau Tidung, ia sama sekali tidak mengetahui cerita di balik Jembatan Cinta tersebut.

KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Wisatawan melintasi Jembatan Cinta sepanjang 800 meter yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil, di Kepulauan Seribu, Sabtu (14/5/2011). Pulau ini kian dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari. Pada hari libur, pulau yang memiliki lebar sekitar 200 meter dan panjang hanya 5 kilometer, ini ramai dikunjungi wisatawan.
"Saya kira nama Pulau Cinta hanya dibikin-bikin saja agar menarik perhatian pengunjung saja. Saya kira tidak ada cerita rakyat dari sini soal jembatan itu," kata pria kekar dan berkulit hitam legam itu.

Pengunjung Pulau Tidung tidak hanya didominasi anak-anak muda, tapi juga rombongan keluarga yang terdiri atas anak-anak sampai orang tua.

Selain Jembatan Cinta, obyek wisata lainnya adalah menyaksikan keindahan terumbu karang, berenang di pantai yang berpasir putih, serta permainan perahu yang ditarik kapal (banana boat).

Masrio, salah seorang pengelola biro perjalanan wisata Pulau Tidung mengatakan bahwa kunjungan wisata ke pulau tersebut tahun ini tidak sebanyak dibanding liburan Lebaran tahun lalu. "Tahun lalu kunjungan wisatawan waktu liburan Lebaran mencapai 7.000 orang, tapi untuk tahun ini saya kira tidak lebih dari 3.000," kata pria bertato tersebut.

Masrio menduga bahwa waktu Lebaran yang berdekatan dengan tahun ajaran baru ikut menjadi penyebab penurunan itu karena para orang tua lebih memprioritaskan anggaran untuk biaya pendidikan.

Mengenai transportasi ke Pulau Tidung maupun pulau-pulau lainnya, Masrio mengaku masih menjadi salah satu kendala yang sering dikeluhkan pengunjung, selain sampah yang banyak terserakan di bibir pantai.

Selain pelabuhan Marina, Ancol, pelabuhan lain menuju objek wisata Kepulauan Seribu adalah pelabuhan Muara Angke, yang sebenarnya merupakan pelabuhan kapal nelayan.

Berbeda dengan pelabuhan Marina yang tampak lebih modern dengan menyediakan speed boat dengan tarif Rp 200.000 sekali jalan, pelabuhan Muara Angke terlihat kumuh dan menyediakan kapal kayu yang disebut "ojek kapal" dengan tarif hanya sekitar Rp 50.000.

"Yang membedakan hanyalah fasilitas transportasi, sehingga tarif paket wisata dari Marina bisa dua kali lipat dibandingkan dengan tarif dari Muara Angke," katanya.

Paket wisata ke Pulau Tidung dan pulau lainnya dari Muara Angke rata-rata hanya berkisar Rp 400.000, sementara dari Pelabuhan Marina mencapai Rp 800.000.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Travel Update
7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

Travel Promo
DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

Travel Update
Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Travel Tips
10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

Travel Tips
Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

Travel Tips
Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Travel Update
Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Promo
Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Aceh untuk Libur Nataru Baru 40 Persen

Okupansi Hotel di Aceh untuk Libur Nataru Baru 40 Persen

Travel Update
Libur Nataru, Wisata Gunung Pandan di Aceh Tamiang Tutup

Libur Nataru, Wisata Gunung Pandan di Aceh Tamiang Tutup

Travel Update
10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.