Kompas.com - 19/07/2015, 11:27 WIB
Perahu mengantarkan wisatawan untuk menikamti keindahan bawah laut di sekitar Pulau Menjangan Kecil, Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Minggu (9/12/2012).Lembaga Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Regional Kementerian Jerman (GIZ RED Jateng), pelaku wisata Solo, dan pemerintah daerah mulai bekerja sama mengembangkan wisata dalam rangka Visit Jateng 2013. Hingga saat ini fasilitas kepulauan Karimunjawa masih minim dengan fasilitas jalan dan listrik untuk mendukung kenyamanan wisatawan.

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASAPerahu mengantarkan wisatawan untuk menikamti keindahan bawah laut di sekitar Pulau Menjangan Kecil, Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Minggu (9/12/2012).Lembaga Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Regional Kementerian Jerman (GIZ RED Jateng), pelaku wisata Solo, dan pemerintah daerah mulai bekerja sama mengembangkan wisata dalam rangka Visit Jateng 2013. Hingga saat ini fasilitas kepulauan Karimunjawa masih minim dengan fasilitas jalan dan listrik untuk mendukung kenyamanan wisatawan.
|
EditorI Made Asdhiana
JEPARA, KOMPAS.com - Cuaca buruk berupa ombak tinggi dan angin kencang selama sepekan terakhir mempengaruhi pariwisata Karimun Jawa. Hal itu menyebabkan para wisatawan tidak dapat menyeberang ke Karimun Jawa dari Pelabuhan Jepara.

"Kemarin informasi terakhir dari temen-temen Asita Jawa Tengah, 700 wisatawan batal ke Karimun Jawa. Dari agen saya memulangkan 20 wisatawan lokal," kata pemilik agen wisata Wisetra Organizer, Donna Ekawati yang juga menjadi pemandu wisata "Let's Go Karimun Jawa" kepada KompasTravel di sela-sela perjalanan KM Binaiya, Jepara, Minggu (19/7/2015).

Donna mengatakan wisatawan-wisatawan tersebut berasal dari Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, bahkan wisatawan mancanegara dari Belanda. Ia menjelaskan pembatalan tersebut demi alasan keamanan para wisatawan. Untuk jadwal keberangkatan kapal selanjutnya masih dalam konfirmasi.

"Kapal penyeberangan Kartini dari Semarang nanti baru ada tanggal 30 Juli. Kalau Cantika Ekspress seharusnya sudah berangkat hari ini tapi masih dalam konfirmasi dari Syah Bandar untuk izin tinggi ombak minimal," katanya.

Humas PT Pelni Ahmad Sujadi menambahkan penyeberangan di Pelabuhan Jepara masih menunggu cuaca membaik dan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). "Kalau belum aman, kita belum bisa melayani penyeberangan," katanya.

Pantauan KompasTravel, Sabtu (18/7/2015) terdapat lima wisatawan mancanegara berada di Pelabuhan Tanjung Mas. Karena tidak ada kapal yang melayani penyeberangan, mereka gagal berangkat menuju Karimun Jawa.

Karimun Jawa merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang diminati para wisatawan di utara Jawa Tengah. Wisatawan dapat menikmati atraksi wisata seperti menyelam, bermain di pantai, banana boat, dan jelajah mangrove.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.