5 Pantai yang Wajib Dikunjungi di Yogyakarta

Kompas.com - 19/07/2015, 15:56 WIB
Flying Fox Tradisional di Pantai Timang Gunung Kidul, Provinsi DI Yogyakarta. BARRY KUSUMAFlying Fox Tradisional di Pantai Timang Gunung Kidul, Provinsi DI Yogyakarta.
EditorI Made Asdhiana
KOMPAS.com - Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan destinasi wisata yang lengkap, karena di Yogyakarta mau cari budaya, arsitektur, peninggalan bersejarah bahkan Yogyakarta pun mempunyai pantai.

Letak pantai-pantai indah di Yogyakarta terletak di kawasan Gunungkidul. Di sinilah berjajar pantai-pantai yang menunggu untuk ditemukan dan dieksplor.

Beberapa waktu lalu saya pernah menulis 9 pantai terindah di Yogyakarta. Memang, biar puas mengeksplor kesembilan keindahan pantai tersebut membutuhkan waktu paling cepat 3 hari supaya puas.

Tapi bagaimana yang punya waktu sedikit liburan di Yogakarta dan tidak bisa mengeksplor semua keindahan pantai-pantai di Yogya? Memang sih DI Yogyakarta sangat luas dan banyak destinasi wisatanya. Sayang kalau waktu dihabiskan untuk ke pantai saja. Di sini saya akan merekomendasikan 5 pantai yang wajib dikunjungi ketika mampir ke Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Kabupaten Gunungkidul terkenal dengan keunikan dan daya pikatnya menyimpan sejumlah keindahan-keindahan alam seperti goa, air terjun dan pantai. Bentang alam Gunungkidul merupakan dataran tinggi dan berbukit-bukit yang didominasi batuan karst yang membentang hingga ke selatan Pulau Jawa.

Berikut adalah pantai yang wajib dikunjungi jika anda hanya punya waktu terbatas di Yogyakarta dan pantai-pantai ini cukup dikunjungi dalam 1 hari asal anda perginya pagi-pagi sekali ya biar puas.

1. Pantai Timang

Akses menuju Pantai Timang ini terbilang sulit di antara pantai-pantai lainnya di Gunungkidul, karena untuk mencapai Pantai Timang ini harus melalui jalan masuk kedalam sekitar 40 menit dan disarankan untuk mobil yang besar.

Yang unik dari Pantai Timang di antara semua pantai di Gunungkidul karena terdapat Pulau Timang yang terlihat dari atas bukit Pantai Timang. Pulau Timang ini ternyata menyimpan dan merupakan sarang lobster. Nelayan dan penduduk lokal di sini punya cara unik untuk mengambil lobster-lobster di Pulau Timang ini.

Caranya? Mereka membuat kereta gantung yang menghubungkan bukit di Pantai Timang menuju Pulau Timang, dan penghubung tali (flying fox tradisional) ini sangat unik, karena dibuat secara manual. Bagi yang ingin menyeberang ke Pulau Timang dipersilahkan untuk turis ke sana dengan biaya Rp 100.000.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X