Kompas.com - 20/07/2015, 09:33 WIB
Para wisatawan naik ke KM Binaya dalam rangka program Let's Go Karimun Jawa di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Sabtu (18/7/2015). Let's Go Karimun Jawa merupakan program wisata bahari pertama untuk wisatawan dari PT Pelni. KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJOPara wisatawan naik ke KM Binaya dalam rangka program Let's Go Karimun Jawa di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Sabtu (18/7/2015). Let's Go Karimun Jawa merupakan program wisata bahari pertama untuk wisatawan dari PT Pelni.
|
EditorI Made Asdhiana
JEPARA, KOMPAS.com - Tidak ada kapal penyeberangan dari Pelabuhan Jepara menuju Karimun Jawa karena cuaca buruk, 7 wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok dialihkan oleh agen perjalanan lokal untuk mengikuti program wisata bahari "Let's Go Karimun Jawa" dari PT Pelni.

"Kemarin sehari sebelum keberangkatan, saya dihubungi agen perjalanan untuk mengakomodir wisatawan Tiongkok tersebut. Mereka tidak bisa menyeberang lewat Jepara," kata Humas PT Pelni, Ahmad Sujadi kepada KompasTravel di sela-sela program wisata, di Jepara, Minggu (19/7/2015).

Ahmad mengatakan tujuh orang wisatawan asal Tiongkok tersebut sebelumnya telah bergabung oleh agen perjalanan lokal dan kemudian mendaftar pada kelas ekonomi pada program wisata bahari PT Pelni ini. Ia menambahkan mereka adalah satu-satunya kelompok wisman yang mengikuti wisatawan ini.

Pantauan KompasTravel, kelompok wisatawan asal Tiongkok tersebut terdiri dari enam orang pria dan satu orang wanita. Mereka mengikuti program snorkeling di Pulau Menjangan Kecil dan mengunjungi penangkaran ikan hou di Pulau Menjangan Besar. "Saya datang ke Jepara. Kemudian tidak ada kapal di sana. Jadi saya diarahkan untuk ikut kapal ini," kata salah wisatawan asal Tiongkok, Wan Wu saat dikonfirmasi KompasTravel.

Wan Wu menjelaskan keinginannya datang ke Karimun Jawa berdasarkan rekomendasi dari teman asal Indonesia. Ia mengatakan teman-temannya ingin melihat keindahan Karimun Jawa sehingga tidak ingin membatalkan perjalanan.

Sebelumnya, menurut pemilik agen wisata Wisetra Organizer, Donna Ekawati lebih dari 700 orang wisatawan batal menuju Karimun Jawa karena cuaca buruk. Agen-agen wisata beralasan tidak ada penyeberangan menuju Karimun Jawa dari pelabuhan sehingga membatalkan paket perjalanan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ascott Kerja Sama dengan Kimaya Group Perluas Hotel di 4 Provinsi

Ascott Kerja Sama dengan Kimaya Group Perluas Hotel di 4 Provinsi

Travel Update
Jangan Bawa Pulang 5 Benda Ini dari Hotel, Awas Kena Denda

Jangan Bawa Pulang 5 Benda Ini dari Hotel, Awas Kena Denda

Travel Tips
5 Tips Liburan Akhir Tahun agar Tetap Aman dan Nyaman

5 Tips Liburan Akhir Tahun agar Tetap Aman dan Nyaman

Travel Tips
Pawon Purba Hadirkan Sensasi Makan di Kaki Gunung Api Purba Nglanggeran

Pawon Purba Hadirkan Sensasi Makan di Kaki Gunung Api Purba Nglanggeran

Jalan Jalan
Libur Nataru, DIY Siapkan 500 Personel untuk Awasi Tempat Wisata dan Penyekatan

Libur Nataru, DIY Siapkan 500 Personel untuk Awasi Tempat Wisata dan Penyekatan

Travel Update
4 Etika Bawa Tas Ransel di Pesawat, Jangan Sampai Memukul Orang Lain

4 Etika Bawa Tas Ransel di Pesawat, Jangan Sampai Memukul Orang Lain

Travel Tips
Kongres ke-V JKPI di Bogor, 40 Kepada Derah akan Bahas Isu Budaya dan Sejarah

Kongres ke-V JKPI di Bogor, 40 Kepada Derah akan Bahas Isu Budaya dan Sejarah

Travel Update
Desa Nglanggeran di Yogyakarta Raih Gelar Desa Wisata Terbaik Dunia UNWTO 2021

Desa Nglanggeran di Yogyakarta Raih Gelar Desa Wisata Terbaik Dunia UNWTO 2021

Travel Update
Tutup Hampir 2 Tahun, Fiji Siap Sambut Turis Asing

Tutup Hampir 2 Tahun, Fiji Siap Sambut Turis Asing

Travel Update
6 Tips Tidur Nyenyak di Pesawat yang Bisa Dicoba

6 Tips Tidur Nyenyak di Pesawat yang Bisa Dicoba

Travel Tips
Atlantis Water Adventure Ancol Sudah Buka, Simak 7 Syarat Berkunjungnya

Atlantis Water Adventure Ancol Sudah Buka, Simak 7 Syarat Berkunjungnya

Travel Update
Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Travel Update
Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Travel Update
Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Travel Update
Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.