Kompas.com - 22/07/2015, 08:44 WIB
Pengunjung melihat satwa di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, Sabtu (18/7/2015). Pada liburan Lebaran, pengunjung yang sebagian besar berasal dari daerah di sekitar Jakarta memadati kebun binatang ini.
 KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTAPengunjung melihat satwa di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, Sabtu (18/7/2015). Pada liburan Lebaran, pengunjung yang sebagian besar berasal dari daerah di sekitar Jakarta memadati kebun binatang ini.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta mengatakan Taman Margasatwa Ragunan yang terletak di wilayah Jakarta Selatan menjadi tempat wisata yang paling ramai dikunjungi selama libur Lebaran.

"Tempat wisata yang paling favorit adalah Ragunan. Ini terlihat dari total jumlah pengunjung selama tiga hari libur Lebaran, yakni sejak 17 hingga 19 Juli 2015 menembus angka sekitar 300.000-an pengunjung," kata Kepala Bidang Pengkajian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI, Taufik Achmad di Jakarta, Selasa (21/7/2015).

Menurut dia, Taman Margasatwa Ragunan tidak hanya menjadi daya tarik warga Jakarta, tetapi juga bagi warga yang tinggal di daerah sekitar Jakarta, di antaranya Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek).

"Karena untuk masuk ke dalam tempat wisata itu (Ragunan) tergolong murah, sehingga dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Lagi pula, Ragunan juga merupakan salah satu dari destinasi wisata utama di Jakarta," ujar Taufik.

Lebih lanjut, dia menuturkan selama tiga hari libur Lebaran, yaitu mulai 17 hingga 19 Juli 2015, total jumlah pengunjung di empat lokasi wisata di Jakarta, antara lain Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Monumen Nasional (Monas) dan Ragunan mencapai 809.963 orang.

KOMPAS/RADITYA HELABUMI Pengunjung melihat burung pelikan, salah satu satwa koleksi Taman Margasatwa Ragunan, di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (26/3/2015). Kebun binatang ini didirikan tahun 1864 yang awalnya berlokasi di Cikini, Jakarta Pusat, dan kemudian dipindah ke Ragunan dan diresmikan Gubenur DKI Jakarta saat itu Ali Sadikin pada 22 Juni 1966. Selain melihat aktivitas hewan dari dekat, seperti tampak di foto sebelah kanan, pengunjung juga bisa bersantai di areal Taman Margasatwa Ragunan yang rimbun oleh pepohonan.
Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, jumlah pengunjung Ancol tercatat sebanyak 276.000 orang dengan rincian 60.000 pengunjung pada 17 Juli 2015, 110.000 pengunjung pada 17 Juli 2015 dan 106.000 pengunjung pada 18 Juli 2015.

"Selanjutnya, total jumlah pengunjung di TMII ada sebanyak 138.606 orang dengan rincian 19.302 orang pada hari pertama Lebaran, 49.698 orang pada hari kedua Lebaran dan 69.696 orang pada hari ketiga Lebaran," tutur Taufik.

Lalu, jumlah pengunjung di Ragunan tercatat mencapai 360.892 pengunjung dengan rincian sebanyak 28.591 orang pada 17 Juli 2015, 128.998 orang pada 18 Juli 2015 dan 203.303 orang pada 19 Juli 2015.

Sementara itu, jumlah pengunjung di Monas tercatat sebanyak 34.465 orang dengan rincian sebanyak 4.807 orang pada hari pertama Lebaran, 16.632 orang pada hari kedua Lebaran dan 13.026 orang pada hari ketiga Lebaran.

"Jumlah pengunjung itu masih akan terus bertambah hingga akhir libur Lebaran. Namun, jumlah pengunjung akan menurun secara perlahan hingga akhir libur sekolah pada 26 Juli 2015 nanti," tambah Taufik.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Travel Promo
Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Travel Tips
Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Travel Update
Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Travel Update
Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Travel Tips
Sejarah Angpau, Tradisi Memberi Koin untuk Usir Roh Jahat

Sejarah Angpau, Tradisi Memberi Koin untuk Usir Roh Jahat

Travel Update
Asal-usul Imlek dan Tujuan Perayaannya, Penting Diketahui

Asal-usul Imlek dan Tujuan Perayaannya, Penting Diketahui

Travel Update
Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia, Dulu Sempat Dilarang

Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia, Dulu Sempat Dilarang

Travel Update
Penonton MotoGP Mandalika Jadi 100.000 Orang, Akomodasi Masih Kurang

Penonton MotoGP Mandalika Jadi 100.000 Orang, Akomodasi Masih Kurang

Travel Promo
7 Wisata Pacitan Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

7 Wisata Pacitan Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Skema Bebas Karantina Thailand Akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Skema Bebas Karantina Thailand Akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Travel Update
3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

Jalan Jalan
Wings Air Akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Wings Air Akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Travel Update
Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Travel Update
22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.