Kemeriahan Pesta Topeng Sekura

Kompas.com - 23/07/2015, 08:40 WIB
Suasana silaturahim Idul Fitri di Lampung Barat yang dikemas dalam pesta sekura di Desa Kenali, Kecamatan Belalau, Lampung Barat, Sabtu (18/7/2015). Saat Idul Fitri, warga Lampung Barat saling berkunjung antardesa menggunakan sekura (topeng). Tradisi sekura diturunkan sejak abad ke-9 saat terjadi perang saudara antara pengikut Ratu Sekerumong dan pengikut Maulana Penggalang Paksi.
KOMPAS/ANGGER PUTRANTOSuasana silaturahim Idul Fitri di Lampung Barat yang dikemas dalam pesta sekura di Desa Kenali, Kecamatan Belalau, Lampung Barat, Sabtu (18/7/2015). Saat Idul Fitri, warga Lampung Barat saling berkunjung antardesa menggunakan sekura (topeng). Tradisi sekura diturunkan sejak abad ke-9 saat terjadi perang saudara antara pengikut Ratu Sekerumong dan pengikut Maulana Penggalang Paksi.
EditorI Made Asdhiana
Adapun sekura betik biasa dipakai laki-laki remaja. Topeng mereka terbuat dari kain. Kacamata hitam biasa melengkapi dandanan mereka untuk menutup wajah. Dalam bahasa Lampung, ”betik” berarti bersih.

Tradisi lama

Tradisi sekura lahir sekitar abad ke-9 Masehi. Tradisi yang masih hidup hingga saat ini itu merupakan bagian sejarah masuknya ajaran dan agama Islam di Lampung.

”Saat itu terjadi perang antara penganut animisme pimpinan Ratu Sekerumong melawan penganut Islam pimpinan Maulana Penggalang Paksi Bersama empat putranya, Maulana Nyerupa, Maulana Lapah Liwai, Maulana Pernong, dan Maulana Belunguh. Mereka berperang menggunakan sekura untuk menutupi wajah mereka karena mereka akan berperang melawan kerabat mereka sendiri,” tutur Anthon Cabara Maas, Panglima Kepaksian Pernong Radin Menang Betanding.

Kendati perang telah lama berakhir, tradisi sekura masih tetap hidup. Anton mengatakan, sekura selalu digelar setelah umat Islam berpuasa selama 1 bulan penuh. Saat puasa itulah, umat Muslim di Lampung Barat juga berperang. Mereka melawan rasa haus dan lapar serta berjuang mengalahkan hawa nafsu selama bulan puasa.

”Selain digelar sebagai perlambang perang, sekura kini menjadi ajang silaturahim antardesa,” tutur Anton.

Pesta sekura dilaksanakan dalam satu rangkaian selama beberapa hari di setiap tahunnya. Hal itu dilakukan agar masing-masing desa bisa menggelar sehingga silaturahim antardesa bisa merata.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemendes PDTT: Hampir Seribuan Desa Wisata Ikut Pelatihan Virtual Tour

Kemendes PDTT: Hampir Seribuan Desa Wisata Ikut Pelatihan Virtual Tour

Travel Update
7 Wisata Alam Sekitar Jakarta untuk Lari Sejenak dari Rutinitas

7 Wisata Alam Sekitar Jakarta untuk Lari Sejenak dari Rutinitas

Jalan Jalan
Harga Tiket dan Jadwal KA Kertanegara Jurusan Purwokerto-Malang PP

Harga Tiket dan Jadwal KA Kertanegara Jurusan Purwokerto-Malang PP

Travel Update
Menuju Flora Wisata San Terra Malang, Ini 3 Alternatif Transportasinya

Menuju Flora Wisata San Terra Malang, Ini 3 Alternatif Transportasinya

Travel Tips
Itinerary 2 Hari 1 Malam Wisata Pantai di Gunungkidul

Itinerary 2 Hari 1 Malam Wisata Pantai di Gunungkidul

Itinerary
Catat, Berikut Ini Perubahan Jadwal Libur Maret 2021

Catat, Berikut Ini Perubahan Jadwal Libur Maret 2021

Travel Update
Rute Menuju Embung Sikembang Pagergunung, Magelang yang Dikelilingi Perbukitan

Rute Menuju Embung Sikembang Pagergunung, Magelang yang Dikelilingi Perbukitan

Travel Tips
Wajibkan Pelancong dari Luar Negeri Tes Usap Anal untuk Deteksi Covid-19, China Diprotes

Wajibkan Pelancong dari Luar Negeri Tes Usap Anal untuk Deteksi Covid-19, China Diprotes

Travel Update
Itinerary Seharian Wisata di Bantul, Bisa Sandboarding

Itinerary Seharian Wisata di Bantul, Bisa Sandboarding

Itinerary
Itinerary Seharian Wisata Selfie di Jogja, Ada HeHa Ocean View

Itinerary Seharian Wisata Selfie di Jogja, Ada HeHa Ocean View

Itinerary
Kepulauan di Portugal Izinkan Turis yang Sudah Vaksin Covid-19 Berkunjung

Kepulauan di Portugal Izinkan Turis yang Sudah Vaksin Covid-19 Berkunjung

Travel Update
8 Tempat Makan di Jogja Ini Punya Pemandangan Indah

8 Tempat Makan di Jogja Ini Punya Pemandangan Indah

Jalan Jalan
#MelihatHarapan Bike Trenggalek 2021: Gowes Sehat Sambil Berbagi Kebaikan

#MelihatHarapan Bike Trenggalek 2021: Gowes Sehat Sambil Berbagi Kebaikan

Travel Update
Rencana Thailand Terima Turis yang Sudah Divaksin Covid-19

Rencana Thailand Terima Turis yang Sudah Divaksin Covid-19

Travel Update
Sambil Gowes, Kompas.com Salurkan Donasi Internet dan Buku di Trenggalek

Sambil Gowes, Kompas.com Salurkan Donasi Internet dan Buku di Trenggalek

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X