Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengglobalkan Ayam Penyet

Kompas.com - 23/07/2015, 11:47 WIB
Dalam sehari, satu outlet restoran keluarga Bahar tersebut bisa dikunjungi 600-an konsumen baik orang Indonesia yang berada di Singapura maupun orang Singapura, serta orang Amerika Serikat dan Eropa.

Tingginya minat terhadap masakan Indonesia membuat Bahar berencana membuka cabang ayam penyet lagi tahun ini. ”Bisnis makanan di Singapura sebenarnya tidak mudah. Di awal harus memiliki sertifikat layak berjualan. Kini, kami pun terkendala terbatasnya tenaga kerja sebab ada kebijakan Pemerintah Singapura membatasi pekerja asing bekerja di Singapura,” ujar Bahar.

Akhirnya, Bahar harus kreatif dalam berjualan. ”Bagaimana caranya kami bisa menyajikan makanan dengan cepat dan baik menggunakan tenaga terbatas,” kata Bahar.

Kualitas dan konsisten

Untuk mempertahankan bisnis kuliner tersebut, pagi hari sebelum restoran buka, Bahar meminta pegawainya untuk mencicipi rasa masakan Indonesia tersebut agar kualitasnya tidak menurun.

”Kami berusaha konsisten dengan menu dan rasanya. Jika tidak konsisten, pelanggan tidak akan bertahan,” ujar lulusan jurusan elektronika di Nanyang Technological University tersebut.

Saat ini, Ayam Penyet Presiden sudah memiliki segmen pasar tersendiri, yaitu kalangan menengah ke bawah Singapura. Harga per porsi makan di sana rata-rata 10 dollar Singapura (sekitar Rp 100.000). Ke depan, ada keinginan Bahar untuk merambah usaha kuliner di kelas menengah atas.

”Semua lini usaha harus dicoba kalau ingin menjadikan kuliner Indonesia semakin dikenal dunia. Namun, harus bertahap, dan tidak gegabah. Yang penting, yang ada sekarang dimaksimalkan dahulu. Kalau kita konsisten mengenalkan kuliner Indonesia, lama-lama masakan Indonesia akan mendapat tempat di dunia,” ujar Bahar.

Pengalaman Bahar dengan Ayam Penyet Presiden diharapkan bisa diikuti oleh para pengelola restoran masakan khas Indonesia yang lain. (Dahlia Irawati)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Harga Tiket dan Jam Buka Curug Sewu, Air Terjun Tingkat Tiga di Kendal Jawa Tengah

Harga Tiket dan Jam Buka Curug Sewu, Air Terjun Tingkat Tiga di Kendal Jawa Tengah

Travel Update
Guru Spiritual Terkenal dari India: Bali Membawa Ketenangan dan Semangat untuk Pemulihan Jasmani dan Rohani

Guru Spiritual Terkenal dari India: Bali Membawa Ketenangan dan Semangat untuk Pemulihan Jasmani dan Rohani

Travel Update
7 Wisata Alam di Cilacap, Jawa Tengah, Lokasi Liburan Bersama Keluarga

7 Wisata Alam di Cilacap, Jawa Tengah, Lokasi Liburan Bersama Keluarga

Jalan Jalan
5 Wisata Pantai dekat Heha Ocean View, Ada yang Gratis

5 Wisata Pantai dekat Heha Ocean View, Ada yang Gratis

Jalan Jalan
Rafting Seru di Namu Hejo Pangelangan, Bandung

Rafting Seru di Namu Hejo Pangelangan, Bandung

Jalan Jalan
Namu Hejo: Harga Tiket, Jam Buka, dan Lokasi

Namu Hejo: Harga Tiket, Jam Buka, dan Lokasi

Hotel Story
Puncak Festival Balon di Wonosobo Digelar 21 April 2024

Puncak Festival Balon di Wonosobo Digelar 21 April 2024

Travel Update
Lanakila Lake Lampung: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Lanakila Lake Lampung: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
9 Tips Tingkatkan Kenyamanan di Kamar Hotel

9 Tips Tingkatkan Kenyamanan di Kamar Hotel

Travel Tips
Pemindahan Spot Ikonik Wisata Hawai, Tangga Haiku, Telah Dimulai

Pemindahan Spot Ikonik Wisata Hawai, Tangga Haiku, Telah Dimulai

Travel Update
Berwisata di Bukit Pinteir Bangka Belitung, Lintasan Hiking Sudah Dilengkapi Gazebo

Berwisata di Bukit Pinteir Bangka Belitung, Lintasan Hiking Sudah Dilengkapi Gazebo

Travel Update
Libur Lebaran 2024, Lebih dari 120.000 Wisatawan Kunjungi Banyuwangi

Libur Lebaran 2024, Lebih dari 120.000 Wisatawan Kunjungi Banyuwangi

Travel Update
7 Perbedaan Visa Kunjungan Wisata dan Visa on Arrival, Jangan Salah

7 Perbedaan Visa Kunjungan Wisata dan Visa on Arrival, Jangan Salah

Travel Update
4 Lokasi untuk Lihat Patung Merlion Selain di Singapura, Ada di Madiun

4 Lokasi untuk Lihat Patung Merlion Selain di Singapura, Ada di Madiun

Jalan Jalan
6 Taman Nasional di Indonesia yang Dapat Pengakuan UNESCO

6 Taman Nasional di Indonesia yang Dapat Pengakuan UNESCO

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com