Kawasan Candi Kedulan Akan Dilengkapi Fasilitas Edukasi Sejarah

Kompas.com - 24/07/2015, 08:41 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Candi Kedulan yang saat ini masih dalam proses ekskavasi diproyeksikan menjadi pusat studi Volcano Arkeologi. Guna melengkapi sebagai kawasan studi Volcano Arkeologi, Candi Kedulan akan dilengkapi dengan fasilitas edukasi sejarah, mulai dari peristiwa terpendam vulkanik Gunung Merapi sampai proses pemugarannya.

"Sampai saat ini proses ekskavasi masih berjalan," ujar Wahyu Astuti Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta, Kamis (23/07/2015).

Wahyu Astuti menuturkan, dari hasil ekskavasi sudah ditemukan candi utamanya, dan candi perwara. Hanya, candi utamanya masih belum didirikan di tempat semula, baru diletakkan di sisi Barat.

Guna mendukung sebagai pusat Volcano Arkeologi, lanjutnya, di kawasan Candi Kedulan akan diisi dengan dokumentasi-dokumentasi yang sifatnya edukasi sejarah. "Akan diisi dokumentasi peristiwa-peristiwa yang terjadi di Candi Kedulan itu sebagai edukasi," katanya.

Dokumentasi yang ditampilkan lanjutnya mulai dari peristiwa Candi Kedulan terpendam material vulkanik Merapi sebanyak dua kali. Lalu Candi Kedulan juga pernah dijadikan kolam pemancingan oleh warga dan hingga proses pemugaranya. "Kita harapkan tahun 2019 sudah selesai," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.