Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/07/2015, 17:51 WIB
EditorI Made Asdhiana
MATARAM, KOMPAS.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nusa Tenggara Barat tahun ini akan membangun sejumlah pos pengamanan wisata di Pantai Kuta-Selong Belanak, Kabupaten Lombok Tengah sebagai antisipasi tindak kriminal yang kerap terjadi di kawasan itu.

"Ini akan kita bangun di sejumlah titik di kawasan wisata Pantai Kuta dan Selong Blanak," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Moh Faozal di Mataram, Jumat (24/7/2015).

Menurut dia, pos pengamanan tersebut terbuat dari kontainer yang akan dibuat seindah mungkin. Nantinya, pada pos pengamanan tersebut ditempatkan aparat kepolisian dan personel TNI, dibantu sejumlah kelompok masyarakat yang tergabung dalam anggota pengamanan pantai.

"Jadi selain pos pengamanan, kita juga akan memberikan kendaraan operasional berupa sepeda motor untuk melakukan pemantauan di titik destinasi wisata di daerah ini," ujarnya.

Dia menjelaskan, pendirian pos pengamanan wisata dan penempatan personel keamanan khususnya dari TNI, adalah agar bisa memberikan jaminan keamanan kepada wisatawan yang berkunjungan ke destinasi wisata tersebut.

Diakui Faozal, di sejumlah titik destinasi wisata khususnya di Kabupaten Lombok Tengah aksi kriminalitas masih sering terjadi. Untuk itu, dengan adanya pos pengamanan tersebut diharapkan tindakan kriminalitas bisa diatasi.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisatawan dan cidomo di Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (18/4/2014).
Selain di Kabupaten Lombok Tengah, Disbudpar NTB juga membangun beberapa pos pengamanan di destinasi wisata, seperti pos pantau pengamanan di Pantai Senggigi, Pantai Sekotong, lokasi pemandian dan wisata alam Suranadi, Kabupaten Lombok Barat.

Selanjutnya, Tanjung Karang Kota Mataram, air terjun Sindang Gile, tiga Gili (Trawangan, Air, Meno), Senaru, Bangsal Kabupaten Lombok Utara.

Di Kabupaten Lombok Timur di kawasan wisata Pantai Pink, dan Otak Kokok. Selanjutnya di Kabupaten Sumbawa, Dompu, dan Kabupaten Bima serta Kota Bima. "Pendirian pos ini penting demi terciptanya keamanan, ketertiban serta kelancaran di daerah wisata," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Syarat Main Bareng Anabul di Bilik Kucing Cat Cafe, Jangan Berisik

5 Syarat Main Bareng Anabul di Bilik Kucing Cat Cafe, Jangan Berisik

Travel Tips
Menparekraf Ingin Ada Penerbangan Langsung dari India ke Indonesia

Menparekraf Ingin Ada Penerbangan Langsung dari India ke Indonesia

Travel Update
5 Wisata Dekat Buana Life Pangalengan, Ada Rumah Film 'Pengabdi Setan' 

5 Wisata Dekat Buana Life Pangalengan, Ada Rumah Film "Pengabdi Setan" 

Jalan Jalan
Bikin Paspor 1 Hari Jadi, Bayar Rp 1 Juta

Bikin Paspor 1 Hari Jadi, Bayar Rp 1 Juta

Travel Update
Infrastruktur dan Akses Dikeluhkan Usai Konser Dewa-19, Menparekraf Ingin Pengelolaan JIS Lebih Terintegrasi

Infrastruktur dan Akses Dikeluhkan Usai Konser Dewa-19, Menparekraf Ingin Pengelolaan JIS Lebih Terintegrasi

Travel Update
Sandal Upanat untuk Naik ke Candi Borobudur Dipakai Delegasi ATF 2023

Sandal Upanat untuk Naik ke Candi Borobudur Dipakai Delegasi ATF 2023

Travel Update
Sejumlah Delegasi ATF 2023 Jelajahi Tempat Wisata di Kulon Progo

Sejumlah Delegasi ATF 2023 Jelajahi Tempat Wisata di Kulon Progo

Travel Update
6 Tempat yang Dikunjungi Delegasi ATF 2023 di Yogyakarta, ke Mana Saja?

6 Tempat yang Dikunjungi Delegasi ATF 2023 di Yogyakarta, ke Mana Saja?

Jalan Jalan
Singapura Sumbang Turis Asing Terbanyak ke Indonesia Tahun 2022

Singapura Sumbang Turis Asing Terbanyak ke Indonesia Tahun 2022

Travel Update
Pemerintah Targetkan Segera Buka Penerbangan Langsung Australia-Labuan Bajo

Pemerintah Targetkan Segera Buka Penerbangan Langsung Australia-Labuan Bajo

Travel Update
Wisatawan Bisa Camping di Negeri Khayangan Magelang, Sekian Tarifnya

Wisatawan Bisa Camping di Negeri Khayangan Magelang, Sekian Tarifnya

Jalan Jalan
Kemenparekraf Garap Kerja Sama dengan Qatar Airways untuk Promosi Wisata Indonesia

Kemenparekraf Garap Kerja Sama dengan Qatar Airways untuk Promosi Wisata Indonesia

Travel Update
New Small World Purwokerto: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

New Small World Purwokerto: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Cap Go Meh 2023, Tingkat Okupansi Hotel di Singkawang Capai 100 Persen

Cap Go Meh 2023, Tingkat Okupansi Hotel di Singkawang Capai 100 Persen

Travel Update
Indonesia Tutup 2022 dengan Nyaris 5,5 Juta Kunjungan Turis Asing

Indonesia Tutup 2022 dengan Nyaris 5,5 Juta Kunjungan Turis Asing

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+