Panduan Mini Wisata ke Makau

Kompas.com - 27/07/2015, 13:09 WIB
Pertunjukan tarian tradisional warga keturunan Portugis di depan reruntuhan bangunan Gereja St Paul, Makau, Minggu (13/5/2012). Bangunan ini mengacu pada reruntuhan kompleks abad ke-16 yang awalnya Sekolah Tinggi St Paulus dan Katedral St Paulus. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOPertunjukan tarian tradisional warga keturunan Portugis di depan reruntuhan bangunan Gereja St Paul, Makau, Minggu (13/5/2012). Bangunan ini mengacu pada reruntuhan kompleks abad ke-16 yang awalnya Sekolah Tinggi St Paulus dan Katedral St Paulus.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

KOMPAS.com - Jika melihat kondisi Makau saat ini, mungkin sedikit yang mengingat dulunya daerah ini pernah dijajah oleh Bangsa Portugis. Tetapi, akibat penjajahan itu, Makau kini memiliki keunikan tersendiri dengan perpaduan kebudayaan Tiongkok dan Portugis. Hal itu terlihat seperti pada arsitektur bangunan, jalanan yang terbuat dari bebatuan kecil, hingga rambu-rambu yang ditulis dengan dua bahasa. Berikut beberapa hal yang bisa diperhatikan jika Anda ingin berlibur di makau dengan sentuhan Portugis.

Apa yang Harus Dimakan?

Tak lengkap jika pergi ke Makau tanpa mencicipi egg tart yang terkenal itu. Egg tart versi Portugis memberikan sensasi rasa asin yang lebih dominan dibanding rasa manis khas egg tart pada umumnya. Jajanan ini pun tersedia hampir di seluruh penjuru kota. Salah satu kedai egg tart yang terkenal adalah Lord Stow’s.

Selain egg tart, masakan tradisional Portugis lainnyam yakni Bacalao juga mudah untuk ditemukan. Ada beberapa restoran yang menjadi favorit warga lokal, yakni Restaurante Fernando dan Miramar yang terletak di tepian pulau ini. Jangan lupa tanyakan vinho verde, wine putih khas Portugal yang juga patut untuk dicoba.

www.macautower.com.mo Bungy Jump di Macau Tower, Makau.

Apa yang Harus Dilihat?

Tak hanya memiliki bangunan-bangunan yang menarik, desain jalanan bebatuan di Makau juga memiliki sentuhan ala Portugis. Desain pada lantai tersebut membentuk pola yang tidak rata, spiral, atau bahkan simbol-simbol yang ada di Makau. Lantai ini sebenarnya dibuat dari pecahan tembikar yang dibawa pelaut untuk menyeimbangkan kapalnya. Setelah itu, pecahan tembikar ini lantas dibuang begitu saja di tanah Makau. Desain yang ada saat ini dibuat oleh para seniman Portugis yang membawa tradisi dan desain mereka ke abad ini.

Beberapa seniman Portugis juga menggelar pameran di makau. Salah seorang seniman Portugis, Joana Vasconcelos akan menggelar debut kerjanya di Grande Praça - MGM Macau yang akan digelar Oktober 2015 nanti. Salah satu karya Vasconcelos yang akan dipamerkan adalah “Valkyrie Octopus”. Karya itu terinspirasi dari mitologi Norse yang penuh dengan spirit Portugal.

Menginap di mana?

Jika Anda berniat untuk mencari ketenangan dan menjauhi sorotan lampu dari kasino-kasino di pusat kota, sebuah tempat bernama Pousada de Sao Tiago dengan sentuhan budaya Portugis bisa Anda pilih. Selama menginap, Anda bisa menemukan pesona dan sejarah yang menyelimuti hotel yang ada di perbukitan ini. Hotel ini sebenarnya menempati lokasi bekas banteng dengan menawarkan pemandangan Pelabuhan Makau. Matahari terbenam di sini juga sangat cantik seolah-olah melawan warna-warni lantai kasino. Tembok bebatuan yang dramatis serta tangga besar juga akan membawa Anda kembali pergi ke masa lalu.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber Fodor's
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Wabah Virus Corona, Gantian China Larang Kedatangan Turis Asing

Update Wabah Virus Corona, Gantian China Larang Kedatangan Turis Asing

Whats Hot
AirAsia Indonesia Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan Mulai 1 April 2020

AirAsia Indonesia Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan Mulai 1 April 2020

Whats Hot
Homestay di Purwokerto Sediakan Tempat Istirahat untuk Tenaga Medis Covid-19

Homestay di Purwokerto Sediakan Tempat Istirahat untuk Tenaga Medis Covid-19

Jalan Jalan
Ini 4 Hotel Jakarta Tourisindo yang Jadi Tempat Tinggal Tenaga Medis Covid-19

Ini 4 Hotel Jakarta Tourisindo yang Jadi Tempat Tinggal Tenaga Medis Covid-19

Jalan Jalan
2 Hotel di Jakarta Sudah Terisi Tenaga Medis Covid-19

2 Hotel di Jakarta Sudah Terisi Tenaga Medis Covid-19

Whats Hot
[Populer Travel] Kru Emirates Salam Perpisahan | Cara Mengolah Telur

[Populer Travel] Kru Emirates Salam Perpisahan | Cara Mengolah Telur

Whats Hot
Apa Itu Dalgona? Permen Tradisional ala Korea

Apa Itu Dalgona? Permen Tradisional ala Korea

Makan Makan
Borough Market di London Adakan Kelas Memasak Gratis, Tertarik?

Borough Market di London Adakan Kelas Memasak Gratis, Tertarik?

Makan Makan
Penutupan 20 Tempat Wisata Milik Pemprov Jakarta Diperpanjang

Penutupan 20 Tempat Wisata Milik Pemprov Jakarta Diperpanjang

Whats Hot
Wings Air Tangguhkan Penerbangan ke Meulaboh Aceh

Wings Air Tangguhkan Penerbangan ke Meulaboh Aceh

Whats Hot
Tren Bikin Roti Sendiri Gara-gara Corona, Warga Amerika Jadi Kehabisan Tepung dan Ragi

Tren Bikin Roti Sendiri Gara-gara Corona, Warga Amerika Jadi Kehabisan Tepung dan Ragi

Makan Makan
Kru Emirates Berikan Salam Perpisahan Emosional untuk Penerbangan Terakhir

Kru Emirates Berikan Salam Perpisahan Emosional untuk Penerbangan Terakhir

Whats Hot
3 Resep Minuman Dalgona yang Lagi Viral, Kali Ini Tanpa Kopi

3 Resep Minuman Dalgona yang Lagi Viral, Kali Ini Tanpa Kopi

Makan Makan
50 Restoran Terbaik di Asia Tahun 2020, Salah Satunya Ada di Indonesia

50 Restoran Terbaik di Asia Tahun 2020, Salah Satunya Ada di Indonesia

Makan Makan
Gelar Restoran Terbaik di Asia Kembali Diraih Odette dari Singapura

Gelar Restoran Terbaik di Asia Kembali Diraih Odette dari Singapura

Makan Makan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X