Kompas.com - 31/07/2015, 11:43 WIB
EditorI Made Asdhiana
MATARAM, KOMPAS.com - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatat dalam tiga bulan terakhir jumlah kunjungan wisatawan yang mendaki ke Gunung Rinjani mencapai 24.000 orang.

"Data ini dari bulan April, Mei, Juni. Sementara untuk data bulan Juli masih kami rekap," kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), Agus Budiono di Mataram, Kamis (30/7/2015).

Dia menjelaskan, angka kunjungan antara wisatawan lokal dan mancanegara ini hampir berimbang, tetapi untuk wisatawan luar negeri, tahun ini meningkat dratis hingga lebih dari 7.000 orang. Bahkan, pihaknya memperkirakan jumlah wisatawan yang mendaki ke Rinjani akan terus meningkat hingga akhir Desember 2015.

"Karena mulai bulan Juli, Agustus, September adalah puncak-puncaknya wisatawan mengunjungi Rinjani. Terkebih lagi di bulan Agustus biasanya ada pengibaran bendera Merah Putih peringati 17 Agustus," katanya.

Menurut Agus, angka pendakian jumlah wisatawan ini dicatat berdasarkan mereka yang masuk melalui pintu Sembalun di Kabupaten Lombok Timur, dan Senaru di Kabupaten Lombok Utara, ditambah melalui pintu masuk yang ada di kawasan Jeruk Manis.

"Per hari ada 50 sampai 100 orang yang melakukan pendakian ke Rinjani," katanya.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mendata sebanyak 800.000 wisatawan baik nusantara maupun mancanegara berkunjung ke provinsi itu dari Januari hingga Juni 2015.

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Tim Kompas.com menuruni puncak Bukit Pergasingan, Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Kamis (19/3/2015). Puncak Bukit Pergasingan menjadi pilihan wisata trekking di Lombok Timur untuk menyaksikan matahari terbit dan lanskap Gunung Rinjani.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Moh Faozal mengatakan jumlah kunjungan itu tercatat tingkat hunian hotel dan wisatawan yang masuk melalui Bandara Internasional Lombok (BIL), Pelabuhan Lembar dan melalui Bali menuju tiga Gili, yakni Trawangan, Air dan Meno yang berlokasi di Kabupaten Lombok Utara.

Merujuk angka itu, mantan Kabag Humas dan Protokol Setda NTB ini, optimistis target angka kunjungan dua juta wisatawan pada 2015 bisa tercapai. Mengingat, saat ini angka kunjungan sudah mendekati satu juta orang.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB menyebutkan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Lombok dan Sumbawa pada 2014 mencapai 1,6 juta orang. Angka kunjungan itu meningkat dari tahun 2013.

Jika tahun 2013 kunjungan mencapai 1.357.602 orang, maka tahun 2014 jumlah kunjungan wisatawan 1.629.122 orang. Dari total 1.629.122 orang itu, wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 752.306 orang dan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 876.816 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kosakata Bahasa Jawa untuk Tawar-menawar, Wisatawan Perlu Tahu

Kosakata Bahasa Jawa untuk Tawar-menawar, Wisatawan Perlu Tahu

Travel Tips
Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Jalan Jalan
Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Travel Tips
7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

Travel Promo
Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Travel Update
Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.