Kompas.com - 31/07/2015, 15:03 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F

KOMPAS.com - Festival seni budaya di dataran tinggi Dieng, Magelang, Dieng Culture Festival (DCF) akan digelar pada 31 Juli sampai 2 Agustus 2015. Dalam penyelenggaraan yang mengambil tajuk Culture for Harmony ini, beberapa agenda telah disiapkan untuk menghibur pengunjung.

Pada hari pertama, pengunjung akan diajak untuk menikmati panggung musik jazz lewat Jazz Atas Awan. AbsurdNation, Batavicada, HajarBleh, The Lounge, Cadenza dan Jammers Instrumental akan menjadi penampil Jazz Atas Awan tahun ini. Panggung yang akan berdiri di atas kompleks Candi Arjuna ini tidak hanya akan menghibur para pengunjung, tetapi juga bagi penduduk sekitar. Jagung bakar dan minuman khas Dieng, Purwaceng.

Hari kedua akan dimulai dengan ekspedisi Gunung Pangonan. Di sana, peserta diajak untuk menikmati indahnya pemandangan matahari terbit. Satu agenda lain selama ekspedisi ini adalah penanaman pohon.

Acara utama pada hari kedua adalah Festival Lampion. Ribuan lampion akan dilepaskan di kompleks Candi Arjuna dengan selingan tembakan kembang api. Para pengunjung yang memiliki tiket DCF juga mendapat kesempatan untuk menerangkan lampion yang disediakan panitia.

Selain dua acara tadi, hari kedua akan diisi dengan pertunjukan seni dan pemutaran film. Sebelum Sabtu berakhir, pengunjung akan dihibur dengan pertunjukan wayang di timur kompleks Candi Arjuna.

Hari ketiga akan menjadi puncak acara DCF. Agendanya, apalagi kalau bukan Ritual Cukur Rambut Gembel. Pemotongan rambut anak-anak berambut gembel ini memerlukan ritual khusus karena anak berambut gembel dianggap sebagai titisan dewa. Apabila rambut gembel itu dipotong sembarangan, dipercaya bahwa rambut gembelnya akan tumbuh lagi.

Hal menarik lain adalah, prosesi cukur rambut ini hanya bisa dilakukan atas permintaan (atau persetujuan) sang anak, dan apapun permintaan sang anak harus dipenuhi oleh orang tua atau walinya.

Diawali dengan prosesi pembacaan doa, barulah rambut anak gembel dipotong oleh tetua adatatau tokoh masyarakat. Rambut yang sudah dipotong kemudian akan dibacakan doa sebelum akhirnya dilarung atau dibuang.

Ritual ini sangat menarik, dilihat dari bagaimana nilai tradisi masih terus dijaga oleh penduduk Dieng. Prosesi pelarungan rambut ini juga sekaligus menjadi penutup acara DCF yang sebelumnya telah digelar sebanyak lima kali.

DCF digagas oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.  Dalam penyelenggaraannya, Pokdarwis didukung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banjarnegara dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta berbagai sponsor pendukung.

(Ilham Bagus Prastiko)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Travel Update
Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Travel Update
4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

Travel Update
Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Jalan Jalan
Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Travel Update
Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Travel Update
Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Travel Update
Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.