Soto Bathok Mbah Katro, Wow... Kelezatan Soto Bernuansa Pedesaan

Kompas.com - 02/08/2015, 09:17 WIB
Soto Bathok Mbah Katro di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta yang semerbak kaldu sapi dan taburan daun seledri. Disajikan di dalam tempurung kelapa lengkap dengan lauk pauknya TRIBUN JOGJA/HAMIM THOHARISoto Bathok Mbah Katro di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta yang semerbak kaldu sapi dan taburan daun seledri. Disajikan di dalam tempurung kelapa lengkap dengan lauk pauknya
EditorI Made Asdhiana
SLEMAN, KOMPAS.com - Jika anda penggemar soto dan tinggal di Yogyakarta atau sedang berada di Yogyakarta tidak ada salahnya mencoba "Sauto Bathok Mbah Katro". Sesuai dengan namanya, di tempat ini pengunjung akan merasakan lezatnya soto yang disajikan menggunakan mangkuk yang terbuat dari tempurung kelapa (bathok).

Tidak hanya cara penyajiannya yang unik, rasa dari soto daging sapi yang ada di tempat makan ini juga enak. Segar dan tidak berlemak adalah rasa yang akan kita dapatkan pertama ketika mencicipi kuah soto bathok yang bening.

Rasa gurih kuahnya yang berasal dari kaldu daging sapi sangat pas, dan akan semakin nikmat ketika ditambahkan perasan air jeruk nipis, sambal, dan kecap.

Isi dari soto bathok ini adalah nasi, tauge, taburan daun seledri, taburan bawang merah goreng. Menyantap soto ini akan semakin nikmat jika ditemani tempe goreng, sate usus, dan sate telur puyuh.

Meskipun disajikan hanya dengan mangkuk dari tempurung kelapa, dan tampak porsinya tidak terlalu besar, tetapi menyantap satu porsi soto bathok sudah akan terasa kenyang.

TRIBUN JOGJA/HAMIM THOHARI Lokasi Soto Bathok Mbah Katro di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta tampak ramai pengunjung.
Katro Sumaryo (45), pemilik warung Soto ini menyatakan dirinya sengaja menggunakan tempurung kalapa sebagai mangkuk karena saat pertama kali merintis usaha ini pada awal tahun 2015 merasa akan tmengeluarkan modal yang terlalu besar jika harus membeli mangkuk yang pada umumnya.

Selain itu, penggunaan bathok juga bisa menjadi ciri khas dan menarik minat pembeli. "Jika berkaitan dengan penggunaan nama sauto, bukannya soto, karena orang-orang tua dulu jika menyebut soto, kebanyakan akan mengucapkan sauto," tambah Katro Sumaryo.

Tidak hanya penyajiannya yang unik, rasanya yang lezat, hal lain yang khas dari warung soto satu ini adalah bangunan dari warung soto ini.

Berada di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, warung soto ini terletak di tengah area persawahan.

Suasana persawahan dan pedesaan tersebut akan benar-benar pengunjung, karena konsep tempat makan tersebut terbuka dan menyatu dengan alam.

Terdapat sekitar delapan buah saung berukuran kecil hingga besar sebagai tempat untuk menikmati soto bathok. Terdapat saung dengan konsep lesehan maupun saung yang dilengkapi dengan meja kursi.

TRIBUN JOGJA/HAMIM THOHARI Soto Bathok Mbah Katro di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Di sekitar saung juga ditanami beberapa pohon yang membuat suasana semakin nyaman. Pemilik tempat makan tersebu juga menyediakan beberapa ayunan, dan wahana permainan jungkat-jungkit.

Kombinasi hidangan yang lezat dan suasana yang nyaman menjadikan Sauto Bathok Mbak Katro selalu ramai dikunjungi pembeli. Hal tersebut terbukti dari setiap harinya Katro Sumaryo mampu menjual lebih dari 1200 porsi soto.

"Kalau untuk tempenya sendiri sehari bisa menghabiskan sekitar 2500 buah tempe. Jumlah tersebut bisa naik hampir dua kali lipat saat hari libur," tambahnya.

TRIBUN JOGJA/HAMIM THOHARI Suasana Warung Soto Bathok Mbah Katro di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Dalam memulai usahanya Katro Sumaryo, bermodalkan nekat. Sebelumnya dia tidak memiliki latar belakang usaha di bidang kuliner, selama 22 tahun Katro bekerja di sebuah hotel tetapi tidak bersentuhan dengan hal kuliner.

"Tetapi pengalaman bekerja di hotel tersebut juga cukup membantu bagaimana saya harus melayani konsumen dengan baik," ujarnya.

Untuk masalah harga, anda tidak usah khawatir, karena dengan Rp 5.000 anda sudah dapat menikmati satu porsi soto bathok. Sedang untuk tempe goreng harganya Rp 500, sate telur puyuh Rp 2.000, dan sate usus Rp 1.000.

Lokasi warung soto ini terletak di sebelah utara Candi Sambisari. Setiap harinya warung ini buka dari pukul 06.00 pagi hingga 16.00. (Hamim Thohari)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Estimasi Biaya ke Bromo dari Yogyakarta Naik Transportasi Umum

Estimasi Biaya ke Bromo dari Yogyakarta Naik Transportasi Umum

Travel Tips
Berapa Estimasi Biaya dari Jakarta ke Bromo Naik Transportasi Umum?

Berapa Estimasi Biaya dari Jakarta ke Bromo Naik Transportasi Umum?

Travel Tips
Bali Jadi Destinasi Bulan Madu Nomor Satu di Dunia

Bali Jadi Destinasi Bulan Madu Nomor Satu di Dunia

Jalan Jalan
Tren Baru Saat Pandemi: Work From Hotel dan Apartemen

Tren Baru Saat Pandemi: Work From Hotel dan Apartemen

Promo Diskon
Jabar Tetap Terima Wisatawan Saat Libur Panjang, Protokol Kesehatan Diperketat

Jabar Tetap Terima Wisatawan Saat Libur Panjang, Protokol Kesehatan Diperketat

Whats Hot
Ada Imbauan Tidak Wisata ke Puncak Saat Libur Panjang, Ini Kata Kadispar Jabar

Ada Imbauan Tidak Wisata ke Puncak Saat Libur Panjang, Ini Kata Kadispar Jabar

Whats Hot
Air Terjun Sunsa Kompol di Manggarai Barat, Kesegaran di Lereng Gunung Poso Kuwuh

Air Terjun Sunsa Kompol di Manggarai Barat, Kesegaran di Lereng Gunung Poso Kuwuh

Jalan Jalan
Kini, Ada Armada DAMRI ke Pantai Baron dan Gunung Api Purba Nglanggeran

Kini, Ada Armada DAMRI ke Pantai Baron dan Gunung Api Purba Nglanggeran

Jalan Jalan
Mendaki Gunung Gede Pangrango Saat Musim Hujan, Ini Panduannya

Mendaki Gunung Gede Pangrango Saat Musim Hujan, Ini Panduannya

Travel Tips
Benarkah Jepang akan Buka Perbatasan untuk Olimpiade 2021?

Benarkah Jepang akan Buka Perbatasan untuk Olimpiade 2021?

Whats Hot
Hotel Berusia 100 Tahun di New York Tutup akibat Pandemi Corona

Hotel Berusia 100 Tahun di New York Tutup akibat Pandemi Corona

Whats Hot
Panduan Harga Tiket Masuk dan Cara Menuju Desa Wisata Cibuntu

Panduan Harga Tiket Masuk dan Cara Menuju Desa Wisata Cibuntu

Travel Tips
Diskon Wisata ke Wisnus, PHRI: Pemikiran Pemerintah yang Out of The Box

Diskon Wisata ke Wisnus, PHRI: Pemikiran Pemerintah yang Out of The Box

Whats Hot
PHRI Minta Kemenparekraf Kawal Kebijakan Dana Hibah ke Pengusaha Hotel dan Restoran

PHRI Minta Kemenparekraf Kawal Kebijakan Dana Hibah ke Pengusaha Hotel dan Restoran

Whats Hot
PHRI: Langkah Pemerintah Berikan Dana Hibah itu Bagus, Kami Apresiasi

PHRI: Langkah Pemerintah Berikan Dana Hibah itu Bagus, Kami Apresiasi

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X