Kompas.com - 08/08/2015, 16:03 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F
MAGELANG, KOMPAS.com - Sedikitnya 800 seniman bakal menggelar pementasan dalam ajang Festival Lima Gunung XIV yang diselenggarakan secara mandiri oleh para pegiat Komunitas Lima Gunung Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, 14-17 Agustus 2015.

"Bahkan bisa mencapai 1.000 personel yang bakal menampilkan berbagai kesenian secara kelompok, baik seni tradisional, kontemporer, maupun kolaborasi. Ada juga pameran dan pentas musik, ketoprak, wayang, pemutaran film," kata Koordinator Lapangan Panitia FLG XIV/2015 Riyadi di Magelang, seperti dikutip dari Antara.

Festival tahunan yang diselenggarakan para seniman petani komunitas yang melingkupi Gunung Merapi, Merbabu, Andong, Sumbing, dan Menoreh Kabupaten Magelang itu, berlangsung di dua lokasi, yakni Dusun Mantran Wetan, Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak (Andong) dan Dusun Tutup Ngisor, Desa Sumber, Kecamatan Dukun (Merapi).

Berbagai persiapan telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu hingga saat ini untuk menyukseskan festival yang mereka sebut "tidak berembuk duit" itu.

Ia mengatakan mereka yang akan pentas selain anggota komunitas, juga kelompok-kelompok kesenian di desa-desa sekitar lokasi festival dan jejaring Komunitas Lima Gunung di berbagai kota di Indonesia dan luar negeri.

Selain pentas kesenian, katanya, festival tersebut juga menjadi penanda peresmian masjid megah di Dusun Mantran Wetan. Mereka juga melakukan perjalanan ziarah dari dusun setempat menuju puncak Gunung Andong.

Ia mengatakan festival juga ditandai dengan pameran seni rupa oleh komunitas tersebut dengan jejaringnya, dan para seniman kawasan Candi Borobudur Kabupaten Magelang, serta sarasehan budaya dengan narasumber sejumlah tokoh dan pengamat budaya.

Puncak festival yang mengambil tema "Mantra Gunung" itu, katanya didampingi sejumlah tokoh Komunitas Lima Gunung, juga dimeriahkan dengan kirab budaya, pidato kebudayaan, pemukulan gong, peluncuran buku, dan pentas kuda lumping secara massal.

Pimpinan Padepokan Tjipto Boedojo Tutup Ngisor yang juga salah satu tokoh Komunitas Lima Gunung Sitras Anjilin mengatakan penyelenggaraan di dusunnya, antara lain ditandai dengan upacara HUT Ke-70 RI yang akan dikemas secara khas oleh para seniman setempat.

"Kami juga menyiapkan upacara tujuh belasan (HUT RI) untuk kemudian dilanjutkan kirab budaya dan berbagai pementasan di pendopo padepokan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Travel Update
Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Travel Update
Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.