"Kami berharap festival ini bisa menjadi magnet bagi wisatawan untuk melihat kebudayaan di Toraja dikolaborasi dengan kesenian dari musisi dunia yang sengaja didatangkan untuk memeriahkan acara," kata Direktur Lokaswara Franki Raden di Toraja Utara, Jumat (14/8/2015).
Dalam keterangannya kepada wartawan sebelum pembukaan TIF di Ketekesu, dia optimistis TIF akan menarik bagi wisatawan kendati minim anggaran. "Kami tidak peduli dengan minimnya anggaran pelaksanaan, karena kami seniman berkarya untuk menghasilkan karya untuk dinikmati masyarakat," paparnya kepada wartawan.
Sementara Bupati Toraja Utara Frederik Batti Sorring pada kesempatan itu mengatakan pihaknya berharap dengan sejumlah agenda budaya termasuk TIF akan menjadi minat wisatawan untuk memilih destinasi di Toraja.
"Pemerintah daerah berharap melalui acara seperti ini akan menarik jumlah wisatawan. Selain itu akan meningkatkan pendapatan ekonomi warga sekitar. Saya sangat setuju festival ini akan menjadi agena tahunan," paparnya.
TIF di tahun ketiga ini digelar di Rantepao, Kabupaten Toraja Utara 13-16 Agustus dengan menampilkan kesenian Toraja mengangkat tema 'Mabugi' sebagai inti dari rangkaian kegiatan tersebut. Mabugi adalah sebuah rangkaian tarian dan nyanyian kolosal dikemas dalam bentuk teaterikal yang sangat unik. Mabugi hanya terdapat di wilayah Rantepao.
Mabugi ditampilkan pada pembukaan kolosal TIF yang berjudul 'Toraja Symphony' pada Jumat malam. Selain Mabugi, TIF menampilkan Karombi, Manganda, Menimbong, Pageludan Pompang, serta grup musik non-tradisional Toraja seperti Toraja Choir dan Tibaen Ballo.
Franky berharap, suatu saat Toraja dapat menjadi ikon dari pertemuan budaya segala bangsa di dunia sebagaimana halnya dengan Indonesia sendiri. Jika tujuan ini dapat tercapai, maka jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dipastikan akan melonjak drastis setiap tahunnya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.