Pasca-ledakan Bom, Kunjungan Turis Indonesia ke Thailand Belum Terpengaruh

Kompas.com - 20/08/2015, 10:03 WIB
Tim penjinak bom memasuki lokasi ledakan bom di Kuil Erawan, Distrik Chidlom, pusat Kota Bangkok, Thailand, Senin (17/8/2015) sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Puluhan orang dilaporkan tewas dalam peristiwa tersebut. AP PHOTO / SACKCHAI LALITTim penjinak bom memasuki lokasi ledakan bom di Kuil Erawan, Distrik Chidlom, pusat Kota Bangkok, Thailand, Senin (17/8/2015) sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Puluhan orang dilaporkan tewas dalam peristiwa tersebut.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasca-ledakan bom di Bangkok, dampak terhadap perjalanan wisatawan Indonesia belum terasa signifikan. Hal tersebut diungkapkan oleh beberapa agen perjalanan wisata yang menawarkan paket wisata ke Thailand.

"Kalau Bangkok belum keliatan dampaknya sih, soalnya (wisatawan ke) Bangkok rata-rata orang pergi yang atur sendiri, jarang pakai agent travel," kata Vice President Marketing and Communication Smailing Tour, Putu Ayu Aristyadewi saat dihubungi KompasTravel, Rabu (19/6/2015) siang.

Ia juga menambahkan berakhirnya musim padat kunjungan juga turut mempengaruhi kunjungan wisatawan Indonesia ke Thailand. Putu mengatakan saat ini musim liburan telah berakhir dan akan dimulai lagi pada bulan September.

"Belum ada laporan yang cancel sih ya, (karena) tidak ada keberangkatan group dalam waktu dekat," katanya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Public Relations & Marketing Communication PT Dwidaya Worldwide, Yulia Rachmawati. Terkait peristiwa bom di Bangkok, ia mengatakan masih terlalu dini untuk menyimpulkan penurunan jumlah wisatawan.

"Hingga saat ini belum ada penurunan yang signifikan, mengingat bulan Agustus ini juga belum selesai (tutup buku)," katanya.

Namun Yulia mengakui ada beberapa wisatawan asal Indonesia yang membatalkan kunjungan ke Thailand dalam waktu dekat. Ia mengklaim jumlah pembatalan kunjungan wisatawan ke Thailan tidak banyak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Memang saat ini ada yang membatalkan keberangkatannya namun jumlahnya tidak besar, itu pun dikarenakan keberangkatannya ada di minggu ini. Untuk keberangkatan lainnya kami belum mencatat ada pembatalan," katanya.

Wakil Ketua Asita Jakarta, Rudiana mengatakan fenomena pembatalan perjalanan wisata menuju Bangkok pasca-ledakan bom adalah hal yang lumrah. Hal itu juga diperkuat karena musim liburan yang telah selesai.

"Pembatalan pasti ada tapi kebetulan juga sekarang memang lagi low season, (ekonomi) lagi lesu akibat dollar (AS) yang tinggi ditambah dengan kejadian bom, maka pembatalan menjadi sesuatu hal yang lumrah," tuturnya.

Sementara itu, Marketing Manager Tourism Authority Thailand untuk Jakarta, Indra Nugraha, mengakui sudah menerima laporan mengenai pembatalan kunjungan wisatawan Indonesia ke Thailand. "Ada (pembatalan), tapi kecil," kata Indra.

Dari laporan yang masuk, lanjutnya, ada pembatalan dua orang dari grup 30 orang yang dilayani suatu travel agent. "Ada lagi (dari travel agent lain), grup 18 orang, 3 cancel," katanya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.