Festival Lembah Baliem yang Mendunia

Kompas.com - 21/08/2015, 10:16 WIB
BARRY KUSUMA Festival Lembah Baliem di Kabupaten Wamena, Papua, berlangsung 6-8 Agustus 2015.
EditorI Made Asdhiana

Nah, pada saat festival inilah kita bisa memotret dengan bebas penampilan Suku Dani. Lantas, apakah rumor yang mengatakan memotret Suku Dani pada saat hari biasa harus bayar dengan uang? Jawabannya iya. Jika hari biasa kita harus merogoh kocek yang cukup dalam untuk bisa membayar para Suku Dani ini.

Saya tidak tahu "budaya" meminta uang ini muncul dari mana, tetapi dari beberapa sumber yang saya dapatkan kebiasaan ini muncul karena dahulu banyak turis asing dan orang-orang kaya luar negeri yang datang ke Wamena. Mereka kasihan dengan keadaan masyarakat adat yang memang tertinggal, baik ekonomi maupun pendidikan.

Akhirnya, para turis asing dan orang kaya tersebut sehabis memotret membayar mereka dengan uang. Kebiasaan ini menjadi semakin membudaya ketika orang datang dan memotret mereka, dan ujung-ujungnya mereka meminta sejumlah uang.

Terlepas dari kebiasaan yang menurut saya buruk tetapi di Lembah Baliem Wamena punya budaya yang mereka jaga sejak dahulu, dan mereka menampilkannya pada Festival Lembah Baliem yang luar biasa dan telah menjadi daya tarik turis sejak dahulu ke Papua.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X