Kalimantan Barat Incar Turis Tiongkok

Kompas.com - 23/08/2015, 09:44 WIB
Parade Tatung dalam Festival Cap Go Meh 2014 di Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (14/2/2014). ARSIP KEMENPAREKRAFParade Tatung dalam Festival Cap Go Meh 2014 di Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (14/2/2014).
|
EditorI Made Asdhiana
PONTIANAK, KOMPAS.com - Provinsi Kalimantan Barat terkenal akan kekayaan potensi alam dan budaya yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Namun sayangnya, potensi wisata Kalimantan Barat belum begitu dikenal, khususnya oleh wisatawan asing.

Dalam acara jumpa pers 'Karnaval Khatulistiwa' yang diadakan di Ballroom Hotel Harris, Pontianak, Sabtu (22/8/2015), Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan bahwa jumlah wisatawan terutama dari luar negeri yang berkunjung ke Kalimantan Barat masih sedikit.

"Tiap tahunnya ada 30.000 wisatawan asing, di mana 80 persennya dari Malaysia, 5 persen dari Singapura, dan 3 persen dari Brunei Darussalam yang berarti hampir seluruhnya dari ASEAN," ujar Arief.

Hal tersebut, menurut Menpar, sungguh sangat disayangkan. Pasalnya kebudayaan Kalimantan Barat yang kaya akulturasi Melayu, Tiongkok, dan Dayak harusnya dapat menarik lebih banyak wisatawan asing, terutama dari negeri tirai bambu.

Langkah yang diperlukan untuk menarik wisatawan Tiongkok ini, lanjut Arief, dapat dilakukan dengan promosi. "Saya pasti akan bantu promosi ke Tiongkok, begitu juga dengan penduduknya. Saya dengar kawan-kawan kita di Singkawang banyak yang menikah dengan orang Tiongkok, hal ini juga bisa menjadi sarana promosi," ujar Arief.

Menpar melanjutkan, upaya yang dapat dilakukan adalah mengadakan acara akbar, seperti Karnaval Khatulistiwa yang baru diselenggarakan tahun ini. "Acara besar dan menghibur seperti ini dapat menarik 3.000 wisatawan ke Pontianak dan pihak sponsorship," ujar Arief.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X