Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berlibur ke Penang? Ini Dia Festival yang Wajib Dikunjungi

Kompas.com - 23/08/2015, 14:06 WIB
Mentari Chairunisa

Penulis

BANDUNG, KOMPAS.com – Selain memiliki wisata sejarah yang memukau, Penang hadir dengan beragam festival yang digelar sepanjang tahun. Tiap bulannya, digelar aneka macam festival meliputi festival keagamaan, budaya, kesenian, hingga festival kenegaraan.

“Di tempat lain di Malaysia tidak ada selebrasi sepanjang tahun, mungkin hanya satu kali setahun. Kita (Penang) karena memiliki beberapa kaum yang tinggal di satu tempat jadi kita yang istimewa,” jelas Kepala Kementerian Pengembangan Pariwisata Penang, Danny Law Heng Kiang, saat ditemui Kompas Travel di Aston Primera Pasteur, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/8/2015).

Tertarik mengunjungi Penang di penghujung 2015? Yuk, kunjungi beberapa festival menarik di Penang yang digelar pada Agustus hingga Desember 2015.

George Town Festival (1-31 Agustus 2015)

Festival yang paling dinanti di Penang ini digelar untuk memperingati peresmian Penang sebagai situs warisan budaya dunia oleh UNESCO pada 2008 silam. Beragam atraksi kesenian lokal, seperti teater, musik, tari, opera, dan pemutaran film siap menghibur pengunjung selama satu bulan penuh.

Hungry Ghost Festival (14 Agustus-12 September 2015)

Hungry Ghost Festival digelar pada bulan ketujuh kalender bulan. Pada bulan ini, masyarakat Tiongkok percaya bahwa gerbang neraka sedang terbuka dan para roh jahat akan berkeliaran bebas mencari mangsa dan makanan. Untuk itu, festival ini dipercaya dapat menolak kekuatan jahat tersebut dengan menyuguhkan arak-arakan berupa patung raksasa yang berfungsi sebagai “makanan” untuk para roh jahat.

KOMPAS.COM/UNOVIANA KARTIKA Bangunan-bangunan tua berjejer rapi di George Town, Penang, Malaysia.
Mid-Autumn Lantern Festival (27 September 2015)

Festival lentera yang diadakan di George Town dan Nibong Tebal ini digelar untuk merayakan komunitas Tiongkok di Penang dan juga menjadi momen untuk berkumpul bersama keluarga dan juga kerabat. Nantinya, mereka yang berkumpul akan menikmati sajian khusus berupa moon cake atau kue bulan serta teh Tiongkok ditemani lentera yang berwarna-warni dan fenomena bulan purnama.

Nine Emperor Gods Festival (13-21 Oktober 2015)

Festival yang juga dikenal dengan sebutan Kew Ong Yeah atau Festival Sembilan Dewa Kaisar ini digelar pada hari pertama hingga hari ke-9 bulan sembilan dalam kalender bulan. Beragam ritual digelar dalam festival yang digelar untuk menghormati semangat sembilan dewa kaisar ini, seperti berjalan bersama di atas api dan juga penenalan vegetarian selama sembilan hari. Pada hari terkahir, sang dewa kaisar akan dihanyutkan ke laut menggunakan kapal bernama “Emperor Boat”.

Navratri Festival (13-21 Oktober 2015)

Festival yang digelar oleh kaum Hindu di Penang ini serupa dengan Nine Emperor Gods yang dirayakan masyarakat Tiongkok. Selama 9 hari, mereka akan berdoa kepada Dewi Durga, Dewi Laksmi dan Dewi Saraswati untuk meminta kekuatan, kemakmuran, dan juga pendidikan. Arak-arakan kereta perang juga akan digelar di hari terkahir.

Deepavali (10 November 2015)

Festival yang dikenal dengan festival cahaya ini merupakan salah satu festival umat Hindu di Penang. Lampu minyak yang telah dihias akan dipasang di rumah-rumah mereka saat pagi Deepvali seraya mengucap syukur kepada Tuhan atas kebahagiaan, pengetahuan, kedamaian, dan kemakmuran yang mereka miliki. Beberapa pentas budaya dan aktivitas lain akan muncul pada festival ini beserta aneka hidangan lezat yang menggugah selera.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ada Promo Masuk Ancol Gratis mulai 1 Juni 2024, Simak Syaratnya

Ada Promo Masuk Ancol Gratis mulai 1 Juni 2024, Simak Syaratnya

Travel Update
Maskapai Ini Punya Penerbangan Bersama Anjing, Harganya Rp 97 Jutaan

Maskapai Ini Punya Penerbangan Bersama Anjing, Harganya Rp 97 Jutaan

Travel Update
Dieng Caldera Race 2024 Digelar mulai 7 Juni 2024

Dieng Caldera Race 2024 Digelar mulai 7 Juni 2024

Travel Update
Cara Berkunjung ke Koryu Space Japan Foundation, Gratis Masuk

Cara Berkunjung ke Koryu Space Japan Foundation, Gratis Masuk

Travel Tips
Traveler Wajib Tahu, Ini Kelebihan E-Paspor ketimbang Paspor Biasa

Traveler Wajib Tahu, Ini Kelebihan E-Paspor ketimbang Paspor Biasa

BrandzView
Puas dengan Pelayanan, 98 Persen Jemaah Ingin Umrah Kembali Bersama Jejak Imani

Puas dengan Pelayanan, 98 Persen Jemaah Ingin Umrah Kembali Bersama Jejak Imani

Travel Update
Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai Kamis Ini di JCC Senayan

Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai Kamis Ini di JCC Senayan

Travel Update
Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Travel Update
Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

Jalan Jalan
Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Jalan Jalan
KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com