Kompas.com - 27/08/2015, 18:34 WIB
Sore di kampung wisata Bontang Kuala, Bontang, Kaltim, Jumat (7/8/2015). Warga bercengkerama di kafe di dermaga. KOMPAS/PRASETYO EKO PRIHANANTOSore di kampung wisata Bontang Kuala, Bontang, Kaltim, Jumat (7/8/2015). Warga bercengkerama di kafe di dermaga.
EditorI Made Asdhiana
Lama-kelamaan, di sekeliling pondok tumbuh rumah-rumah lain yang dihuni kerabat atau rekan Nasir yang berasal dari Mamuju. Rumah yang awalnya dari pohon bakau sedikit demi sedikit berganti menjadi pohon ulin (Eusideroxylon zwageri), kayu yang tumbuh di belantara Borneo. ”Bakau tidak tahan di air, kalau ulin semakin terendam air semakin kuat,” katanya.

Teripang dan rumput laut

Pada 2002, budidaya rumput laut mulai dilirik warga yang awalnya mencari ikan dan teripang. Budidaya rumput laut lalu menjadi mata pencarian utama karena lebih menjanjikan.

Kini, ribuan tiang kayu ulin menancap di dasar laut, menopang puluhan rumah warga. Di kampung itu tinggal 55 keluarga atau sekitar 200 jiwa bagian dari RT 016 Kampung Melahing, Kelurahan Tanjung Laut, Kota Bontang.

Perahu ketinting atau perahu ekor panjang menjadi andalan untuk mobilitas warga, baik untuk berbelanja keperluan, mengantar anak sekolah, merawat rumput laut, maupun mencari ikan atau teripang.

Warga menikmati listrik selama 24 jam karena keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Komunal. Pembangkit itu dibangun di ujung kampung. Semua barang kebutuhan pokok, seperti air, beras, dan minyak, didatangkan dari Kota Bontang. Sensasi rasa terasing, tetapi damai sekaligus bebas, langsung menyergap. (Prasetyo Eko Prihananto)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.