Kompas.com - 02/09/2015, 10:41 WIB
Para ibu di Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu, Jakarta, membuat stik cumi, Kamis (13/8/2015). Sebagai pulau yang mayoritas warganya nelayan, tangkapan cumi diolah menjadi makanan ringan yang bisa menjadi oleh-oleh khas kawasan tersebut. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOPara ibu di Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu, Jakarta, membuat stik cumi, Kamis (13/8/2015). Sebagai pulau yang mayoritas warganya nelayan, tangkapan cumi diolah menjadi makanan ringan yang bisa menjadi oleh-oleh khas kawasan tersebut.
EditorI Made Asdhiana
MAGHRIB baru saja berlalu. Sejumlah lelaki Pulau Kelapa Dua kembali ke rumah setelah menunaikan shalat di masjid. Pada saat yang sama, sebagian kaum perempuan berjalan cepat mendatangi salah satu rumah di pulau itu. Bau cumi-cumi yang khas menyeruak dari rumah yang dituju.

Sembilan perempuan duduk melantai di sebuah rumah berlantai tegel, Selasa (11/8/2015). Dua wajan besar penuh minyak berada di atas kompor yang menyala. Baskom-baskom berisi adonan tergeletak di lantai.

Adonan berwarna putih kekuningan itu diulek selama beberapa menit. Setelah selesai, tanpa dikomando, para perempuan yang rata-rata adalah ibu rumah tangga ini mengambil adonan yang telah jadi untuk dipotong kecil-kecil.

”Dipotongnya sekitar sebesar jari kelingking. Ujungnya dibuat runcing seperti stik. Makanya dibilang stik cumi, tetapi bukan stik yang di-tipi-tipi (televisi), ini kerupuk, ha-ha-ha,” ucap Milyanti (38).

Milyanti dan sejumlah tetangganya sibuk membuat stik cumi. Kerupuk dengan bahan dasar cumi dan tepung itu menjadi usaha andalan mereka sekitar satu tahun terakhir.

Tidak sulit membuat kerupuk cumi. Bahan-bahan yang diperlukan juga tidak begitu banyak. Selain cumi-cumi, tepung tapioka, penyedap rasa, garam, dan telur adalah bahan dasarnya. ”Tetapi, cumi-cuminya harus segar dan ukurannya yang besar, seperti cumi karang atau cumi teropong. Telurnya juga harus banyak, sekitar 30 untuk membuat 3 kilogram cumi,” tambah Milyanti.

Saat dicoba, bau dan rasa cumi-cumi begitu kental menandakan kehadiran si hewan laut lunak itu sebagai bahan utama. Padat dan garing, enak. Terbungkus kemasan plastik, kerupuk ini mampu bertahan satu bulan walaupun tidak menggunakan bahan pengawet.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sitti, Ketua Kelompok Pengolahan dan Pemasaran Family, mengungkapkan, tidak mudah membuat adonan dengan kadar yang pas tersebut. Dia harus melakukan uji coba selama sebulan untuk mendapatkan resep yang pas. Setelah dirasa pas, dia mengajak para tetangga dekatnya, yang tak lain masih satu keluarga besar, memproduksi stik cumi dalam skala yang lebih besar. Family dipilih sebagai merek produk itu.

”Usaha ini cukup membantu menutupi kebutuhan sehari-hari. Apalagi, sebagian anggota tidak punya pekerjaan berpenghasilan. Kerjanya hanya urus cucu, bergosip, atau mencari kutu,” kata Sitti yang lalu disambut tawa ibu-ibu lainnya.

Menurut Sitti, proses pembuatan ini sengaja dimulai saat sore atau malam hari. Dengan begitu, anggotanya masih punya kesempatan mengurus keluarga atau membantu suami di laut. Pekerjaan utama tidak terhalangi dengan adanya usaha bersama ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

Jalan Jalan
Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film 'House of Gucci' di Italia

Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film "House of Gucci" di Italia

Jalan Jalan
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Travel Update
Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Travel Update
Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Travel Update
Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Travel Update
Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Travel Update
Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Travel Update
Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Travel Update
Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

BrandzView
Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Travel Update
PPKM Level 3 Serentak, Taman Rekreasi Diminta Serius Terapkan Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Serentak, Taman Rekreasi Diminta Serius Terapkan Protokol Kesehatan

Travel Update
Menelusuri Sudut-sudut 'Nyeni' di West Kowloon Hong Kong, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Menelusuri Sudut-sudut "Nyeni" di West Kowloon Hong Kong, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.