Kompas.com - 04/09/2015, 10:27 WIB
EditorI Made Asdhiana
BRUSSEL, KOMPAS.com - Kain tenun ikat Indonesia merupakan salah satu warisan budaya Indonesia. Salah satu tenun ikat yang terkenal karena motif dan keunikannya adalah tenun ikat asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Warna kain cokelat tua dengan motif figuratif yang bersumber dari lingkungan flora dan fauna menunjukan identitas lokal setempat yang menggunakan pewarna alami seperti akar-akar pohon mengkudu, indigo, mangga, kunyit dan lain-lain.

Uniknya lagi, setiap suku di NTT memiliki keragaman yang mempengaruhi jenis, corak dan motif kainnya yang sangat impresif, dekoratif bermakna simbolik.

MADE AGUS WARDANA Peragaan busana dengan menampilkan tenun ikat tradisional Nusa Tenggara Timur di Brussel, Belgia, Minggu (30/8/2015).
Dalam upaya menjaga warisan budaya NTT ini, sebuah grup Peraga Busana Flobamora di bawah pimpinan Maria De Sea, warga asli Maumere berpartisipasi dalam acara Bazar Indonesia di kota Brussel, Belgia, Minggu (30/8/2015).

Acara yang dikemas dalam Panggung Gembira HUT ke-70 RI ini diselenggarakan oleh KBRI Brussel Belgia.

Sebanyak 25 peraga busana yang terdiri dari anak-anak dan dewasa memantapkan langkahnya ketika udara panas mencapai 30 derajat C. Tidak canggung, tidak malu-malu walau masih semi-amatir mereka mencoba menunjukan diri yang terbaik untuk memeriahkan bazar tersebut.

MADE AGUS WARDANA Tenun ikat tradisional Nusa Tenggara Timur tampil dalam Panggung Gembira HUT ke-70 RI yang diselenggarakan KBRI Brussel Belgia, Minggu (30/8/2015).
Kain tenun ikat yang diperagakan bertema Flobamora yang merupakan sekumpulan tenun ikat kepulauan NTT yakni Flores, Sumba, Sabu, Rote, Timor dan Alor. Kain tenun ikat yang khusus didatangkan dari NTT tersebut adalah murni buatan para perajin tenun lokal.

Para peragawati cantik secara anggun melangkahkan kakinya sambil tersenyum menawan  yang diiringi sebuah lagu asli Flobamora yaitu "Bae Sonde Bae Flobamora Lebe Bae" (baik tidak baik flobamora lebih baik) yang artinya walaupun kita jauh merantau, jangan lupa kampung halaman kita yang memiliki aneka keragaman budayanya.

Keragaman bukanlah mencerai-beraikan kita, melainkan mempersatukan atau dengan  istilah lain bahwa kita semua adalah saudara atau basodara.

MADE AGUS WARDANA Tenun ikat Hinggi dengan motif Papanggang asal NTT diperagakan oleh Charlotte dan Eva dalam Panggung Gembira HUT ke-70 RI yang digelar KBRI Brussel Belgia, Minggu (30/8/2015).
"Dalam peragaan busana saya mencoba memperkenalkan beberapa motif tenun ikat di antaranya tenun Ikat Hinggi bermotif Papanggang dari Rende Sumba Timur," kata Maria.

"Kemudian motif Utang Moko yang biasa dipakai pada waktu upacara berladang atau bercocok tanam untuk memohon kesuburan tanaman dari Maumere Flores serta motif Utang Oi Rempe-Sikka yaitu motif yang dipakai oleh para kaum wanita karena berlambang tiga bintang (suami, istri dan anak)," sambung perempuan kelahiran Kupang yang akrab disapa Mery ini.

Upaya yang dilakukan oleh Mary ini perlu diacungi jempol dan didukung kuat oleh siapa saja. Dengan tekad semangat kuat serta niat tulus, langkah demi langkah seiring dengan langkah para peragawatinya, kerajinan tenun ikat khususnya NTT akan dikenal di negeri Eropa ini.

MADE AGUS WARDANA Ibu Maria (berbaju hijau) dalam peragaan busana yang menampilkan tenun ikat tradisional Nusa Tenggara Timur di Brussel, Belgia, Minggu (30/8/2015).
Kegiatan yang dilakukan dalam Bazar HUT ke-70 RI ini dapat memberikan warna baru khususnya membidik wisatawan muda remaja penggemar fashion agar memutuskan niatnya untuk  mengeksplore budaya NTT terutama pemakaian tenun ikat di zaman sekarang ini. (MADE AGUS WARDANA, tinggal di Belgia)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

Jalan Jalan
Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Travel Update
7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

Jalan Jalan
Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary
10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

Jalan Jalan
Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Travel Update
Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Travel Update
Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Travel Update
Longsor Bikin Jalan Yogyakarta-Gunungkidul Macet, Coba 5 Wisata di Bantul Ini

Longsor Bikin Jalan Yogyakarta-Gunungkidul Macet, Coba 5 Wisata di Bantul Ini

Jalan Jalan
Pesona Pulau Maitara Ternate, Lokasi Asli di Uang Rp 1.000 Lama

Pesona Pulau Maitara Ternate, Lokasi Asli di Uang Rp 1.000 Lama

Jalan Jalan
 Longsor Lagi, Jalur Utama Yogyakarta-Gunungkidul Ditutup Sementara

Longsor Lagi, Jalur Utama Yogyakarta-Gunungkidul Ditutup Sementara

Travel Update
Jadwal dan Harga Tiket KA Blambangan Ekspres, Semarang-Banyuwangi PP

Jadwal dan Harga Tiket KA Blambangan Ekspres, Semarang-Banyuwangi PP

Travel Update
Kondisi Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Pascagempa Cianjur

Kondisi Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Pascagempa Cianjur

Travel Update
Citilink Tambah Rute Penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma

Citilink Tambah Rute Penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma

Travel Update
100 Turis Asing Kunjungi Air Terjun Pangkadari di Manggarai NTT

100 Turis Asing Kunjungi Air Terjun Pangkadari di Manggarai NTT

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.