Kompas.com - 06/09/2015, 18:10 WIB
Sego Abang Lombok Ijo dengan sayur dan lauk-pauknya. Tribun Jogja/ Hamim ThohariSego Abang Lombok Ijo dengan sayur dan lauk-pauknya.
EditorNi Luh Made Pertiwi F

SLEMAN, KOMPAS.com - Daerah Istimewa Yogyakarta bisa dikatakan surganya bagi para penggemar kuliner tradisional, khususnya masakan Jawa. Banyak tempat makan di Yogyakarta yang menawarkan aneka panganan tradisional yang wajib Anda coba.

Salah satunya adalah warung Sego Abang Lombok Ijo Mbah Widji. Warung makan sederhana yang terletak di jalan Pekam-Turi, Dusun Mangunan, Desa Harjobinangun, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman ini menyediakan nasi merah (sego abang) dan sayur lodeh cabai hijau (lombok ijo) sebagai menu utamanya.


Lodeh tempe dan cabe ijo.

Masakan ini adalah masakan khas daerah Gunungkidul, dibawa ke Sleman oleh seorang pensiunan PNS yang berasal dari Gunungkidul bernama Tugiran.

"Warung makan ini telah ada sejak 11 tahun yang lalu. Beberapa tahun sebelum pensiun saya berpikiran untuk membuat usaha di bidang kuliner. Akhirnya saya memilih sego abang lombok ijo, yang merupakan masakan asli daerah saya," ujar mantan pegawai di lingkungan dinas Pertanian Kabupaten Sleman tersebut.

Warung makan yang setiap harinya buka dari jam 07.00 pagi hingga 07.00 malam ini selalu ramai diserbu pembeli karena kelezatan masakannya. Satu set hidangan sego abang lombok ijo terdiri dari nasi merah, gudeg daun pepaya, sayur lodeh lombok ijo, dan aneka lauk pauk.

Untuk sayur lodeh adalah sayur dengan kuah santan dengan isian berupa cabai hijau, dan tempe. Rasanya gurih dan pedas. Untuk lauknya terdapat beberapa pilihan, mulai dari ayam kampung goreng, empal goreng, tahu, tempe, botok, dan pepes.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Semua lauk tersebut (kecuali botok dan pepes) dibacem terlebih dahulu sebelum digoreng. Tak heran warung ini selalu ramai oleh pengunjung, karena perpaduan rasa gurih pedas dari sayur lodeh, manis gurihnya beragam lauk tersebut, menghadirkan sensasi rasa yang membuat orang ketagihan saat disantap bersama nasi merah hangat.

Belum lagi ditambah gurih dan sedikit pahit rasa dari gudeg daun pepaya, sensasi rasa yang sangat kaya. Jika Anda penikmat cita rasa pedas, Anda bisa memesan sambal bawang yang akan semakin menambah nafsu makan.

"Untuk lauk, ayam kampung goreng dan empal adalah yang paling banyak digemari pengunjung," ujar Tugiran.

Meskipun menggunakan ayam kampung, dagingnya terasa empuk karena dimasak dalam waktu yang cukup lama saat dibacem. Tidak hanya nikmat, nasi merah juga memiliki beberapa kelebihan dibanding nasi biasa. Dikatakan Tugiran beras merah berserat kasar tinggi dan rendah kandungan gulanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update
Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update
Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Travel Update
PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

Travel Update
Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Travel Update
Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Travel Update
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
PPKM Level 2, Persiapan Nataru, dan Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

PPKM Level 2, Persiapan Nataru, dan Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Travel Update
Dua Negara Tetangga Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Ikut?

Dua Negara Tetangga Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Ikut?

Travel Update
Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Travel Update
Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Travel Update
PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

Travel Update
Evaluasi PPKM, Anak-anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Daerah Level 1 dan 2

Evaluasi PPKM, Anak-anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Daerah Level 1 dan 2

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.