Kompas.com - 12/09/2015, 09:33 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Jika naik KRL Commuter Line, dan turun di Stasiun Jakarta Kota, akan ada banyak ojek yang menawarkan jasanya di luar. Di antara jajaran ojek motor tersebut akan tampak satu-dua buah sepeda ontel.

Sepeda-sepeda ontel ini ternyata menawarkan jasa yang sama: ojek. Ojek ontel tak memiliki pangkalan tersendiri. Agak sulit menemukan kerumunan sepeda ontel di satu lokasi. Biasanya sepeda-sepeda ini tersebar di sekitaran Jakarta Utara dan Barat. Wilayah seperti Tanjung Priok, Kota Tua, dan wilayah-wilayah musium di Jakarta Barat dan Utara menjadi tempat beroperasi.

Jika ingin mencoba, cukup datangi saja sepeda ontel terdekat, mereka pasti menawarkan ojek ontel. Saat KompasTravel menaiki ojek ontel, terasa berbeda. Kursi gonceng di belakang nyaman dan empuk, tidak membuat pegal. Sementara kecepatan sepeda yang pelan dibanding motor membuat perjalanan lebih santai dan nyaman, tidak begitu bergetar atau goyang karena rem mendadak.

Heri adalah salah satu pengojek ontel. Ia sudah menjalani pekerjaan ini selama empat tahun. Satu tahun belakangan Heri tinggal di WC Umum Kalibesar. Dalam sehari ia bisa mengantar hingga 10 orang. Wisatawan mancanegara paling suka mengunakan jasanya. Rata-rata harga yang ia tawarkan pada pengunjung hanya Rp 10.000.

"Sehari biasa 10 orang (penumpang) mas, kadang lebih kadang kurang," katanya saat berbincang dengan KompasTravel di perjalanan menuju Museum Kebaharian Jakarta, Jumat (11/9/2015).

Ojek ontel awalnya hanya ada di Tanjung Priok. Jasa ini dulu sering digunakan untuk mengangkat barang di pelabuhan. Seiring waktu peran ojek ontel mulai bergeser sebagai pilihan wisata. Turis mancanegara banyak yang tertarik menaikinya. Kini jangkauan ojek ontel sudah meluas. Meskipun, unit paling banyak terdapat di wilayah Kota Tua.

Seorang pengojek ontel lainnya mengaku memiliki motor namun tetap menggunakan sepeda untuk 'ngojek'. Alasannya ojek ontel lebih diminati wisatawan. "Bule kadang naik cuma dari pelabuhan sampai jembatan penyeberangan terdekat, bayar 10 ribu," terangnya.

Para pengojek ontel ini membeli sepeda di Pasar Baru. Biasanya mereka membeli sepeda bekas. Jika pulang kampung sepeda-sepeda ini akan dititipkan di gudang Museum Fatahillah, Jakarta Barat. "Seminggu biasanya bayar 30 ribu untuk penitipan mas," tutup Heri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Festival Cahaya di Marina Bay, Ada 20 Instalasi Bertema Lingkungan

Festival Cahaya di Marina Bay, Ada 20 Instalasi Bertema Lingkungan

Jalan Jalan
5 Tempat Berburu 'Sunrise' Eksotis di Perbukitan Pantura NTT

5 Tempat Berburu "Sunrise" Eksotis di Perbukitan Pantura NTT

Jalan Jalan
10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

Jalan Jalan
Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Travel Update
Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Travel Tips
KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

Travel Update
Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Jalan Jalan
Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Travel Update
Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Jalan Jalan
Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.