Kompas.com - 12/09/2015, 19:05 WIB
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

Isa sendiri mengaku kekurangan tenaga untuk mengurus Museum Kebaharian. Perpustakaan baru ini misalnya terpaksa dijaga oleh orang dari divisi lain. Akhirnya pengelolaan dan sistem pendataan buku belum rapih.

"Sejujurnya kita butuh pustakawan untuk mengurus perpustakaan. Karena sekarang yang mengurus kan orang pindahan (dari divisi lain)," jelasnya.

Museum Kebaharian terletak di Jalan Pasar Ikan, Nomor 1, Jakarta Utara. Museum ini memiliki dua gedung yaitu gedung museum dan menara. Keduanya saling bersebrangan. Ada sekitar 12 ribu koleksi di Museum Kebaharian.

Koleksi terdiri dari kapal asli dan replika, lukisan, alat bantu navigasi pelayaran, biota laut, dan barang muatan kapal tenggelam (BMKT). Koleksi terbarunya adalah keramik Tiongkok dari hasil barang muatan kapal tenggelam (BMKT) Belitung. Ada 200 keramik yang dibawa ke Museum Kebaharian. Sayang koleksi ini belum bisa dipajang karena masih dalam proses pembersihan.

Harga tiket untuk dewasa Rp 5.000, sedangkan untuk pelajar Rp 2.000. Untuk rombongan ada potongan harga juga. Museum buka pukul 08.00-16.00 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.