Kompas.com - 15/09/2015, 12:06 WIB
Wisman di Pulau Rinca, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Selasa (12/5/2014). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAWisman di Pulau Rinca, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Selasa (12/5/2014).
EditorI Made Asdhiana
KUPANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu mengatakan Taman Nasional Komodo (TNK) di ujung barat Pulau Flores, merupakan andalan utama daerah ini untuk menarik wisatawan nusantara dan mancanegara.

"TNK yang dihuni biawak raksasa komodo sudah ditetapkan menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia, sehingga cukup beralasan jika dijadikan sebagai titik utama untuk menggaet wisatawan ke NTT," katanya di Kupang, Senin (14/9/2015).

Luas wilayah TNK mencapai sekitar 173.300 ha, yang terdiri atas daratan seluas 40.728 ha dan 132.572 ha lautan yang telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai cagar biosfer pada 1977. Wilayah komodo dan sekitarnya ditetapkan sebagai taman nasional pada 1980, dan pada 2011 ditetapkan pula sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia versi organisasi New7Wonders.

Kawasan TNK tidak hanya meliputi Pulau Komodo semata, tetapi juga Pulau Rinca, Padar, Gili Motang dan Nusa Kode, karena menjadi habitatnya binatang purba tersebut.

Kunjungan wisatawan mancanegara untuk melihat dari dekat salah satu keajaiban dunia itu, terus meningkat dari tahun ke tahun, sehingga cukup beralasan jika dijadikan sebagai magnet pariwisata NTT.

Dari catatan Balai Konservasi Taman Nasional Komodo pada Juni 2015, misalnya, kunjungan wisatawan mancanegara ke TNK mencapai 34.218 orang, sementara wisatawan nusantara hanya tercatat 8.365 orang. Pada tahun 2014, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke TNK mencapai 67.089 orang, sementara wisatawan domestik hanya tercatat 13.537 orang.

Wisatawan dari Jerman 7.556 orang, menyusul Perancis 6.771 orang, Amerika Serikat 6.500 wisatawan, Australia 5.896 wisatawan, Belanda 5.673 wisatawan, Inggris 4.764 wisatawan, Italia 3.272 wisatawan, Kanada 3.096 wisatawan dan Spanyol 2.890 wisatawan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Travel Promo
Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Travel Tips
Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Travel Update
Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Travel Update
Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Travel Tips
Sejarah Angpau, Tradisi Memberi Koin untuk Usir Roh Jahat

Sejarah Angpau, Tradisi Memberi Koin untuk Usir Roh Jahat

Travel Update
Asal-usul Imlek dan Tujuan Perayaannya, Penting Diketahui

Asal-usul Imlek dan Tujuan Perayaannya, Penting Diketahui

Travel Update
Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia, Dulu Sempat Dilarang

Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia, Dulu Sempat Dilarang

Travel Update
Penonton MotoGP Mandalika Jadi 100.000 Orang, Akomodasi Masih Kurang

Penonton MotoGP Mandalika Jadi 100.000 Orang, Akomodasi Masih Kurang

Travel Promo
7 Wisata Pacitan Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

7 Wisata Pacitan Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Skema Bebas Karantina Thailand Akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Skema Bebas Karantina Thailand Akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Travel Update
3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

Jalan Jalan
Wings Air Akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Wings Air Akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Travel Update
Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Travel Update
22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.