Pelesir ke Jember Bukan Hanya Pantai, Coba 4 Obyek Wisata Ini...

Kompas.com - 15/09/2015, 14:04 WIB
Penunjuk arah di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Jember, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (11/9/201). Wisatawan dapat melihat  proses pengolahan kopi dan kakao dari mulai pembibitan, pengolahan hingga menikmati langsung hasil produksi berupa minuman, coklat, permen, hingga es krim. KOMPAS.com / Wahyu Adityo ProdjoPenunjuk arah di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Jember, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (11/9/201). Wisatawan dapat melihat proses pengolahan kopi dan kakao dari mulai pembibitan, pengolahan hingga menikmati langsung hasil produksi berupa minuman, coklat, permen, hingga es krim.
|
EditorI Made Asdhiana
JEMBER, KOMPAS.com - Kabupaten Jember di Jawa Timur terkenal dengan pesona Pantai Tanjung Papuma di mata wisatawan. Di dekat Pantai Tanjung Papuma, Pantai Watu Ulo dan Payangan juga turut menawarkan pesona garis pantai yang memesona. Padahal, selain obyek wisata pantai, masih terdapat obyek wisata lain yang menarik untuk dikunjungi.

KompasTravel minggu lalu berkesempatan untuk menjelajahi obyek-obyek wisata selain pantai yang berlokasi di Kabupaten Jember. Di obyek-obyek wisata tersebut juga terdapat pilihan atraksi wisata yang dapat dinikmati ataupun dilakukan. Berikut pilihan-pilihan obyek wisata alternatif selain pantai yang KompasTravel kunjungi.

Pusat Penelitian Kopi dan Kakao

Jika ingin mencoba wisata edukasi, Pusat Penelitian (Puslit) Kopi dan Kakao di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji dapat menjadi salah satu pilihan ketika berkunjung ke Jember. Puslit Kopi dan Kakao Jember merupakan satu-satunya lembaga penelitian kopi dan kakao di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1911. Di sana, wisatawan dapat belajar tentang proses pengolahan kopi dan kakao dari mulai pembibitan, pengolahan hingga menikmati langsung hasil produksi berupa minuman, cokelat, permen, hingga es krim.

Selain itu, wisatawan juga dapat berkeliling ke area kebun seluas 160 hektar untuk melihat pohon kopi dan aktifitas para petani. Wisatawan juga dapat berfoto di area Puslit Kopi dan Kakao Jember. Untuk dapat berkunjung, wisatawan disarankan datang secara kelompok dan mengajukan izin ke Kantor Pariwisata dan Kebudayaan Jember dan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao.

KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Sebuah larangan merokok di Kampung Wisata Tanoker Ledokombo, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (10/92015). Di Tanoker Ledokombo, wisatawan dapat mencoba permainan-permainan tradisional seperti egrang dan mencicipi kuliner-kuliner hasil olahan warga Ledokombo.
Tanoker Ledokombo

Satu obyek wisata alternatif yang juga dapat dikunjungi di Jember adalah Tanoker Ledokombo. Tanoker Ledokombo adalah satu kampung wisata belajar yang terletak di Kecamatan Ledokombo. Di Tanoker, wisatawan dapat mencoba permainan-permainan tradisional seperti egrang di sebuah tanah lapang. Selain itu, wisatawan dapat mencicipi kuliner-kuliner hasil olahan warga Tanoker Ledokombo seperti pastel bakar isi pepaya, apem kuah, puding pepaya, dan kue lapis batik serta berbagai kuliner lain.

Masih di area Tanoker Ledokombo, wisatawan juga dapat berinteraksi dengan para anak-anak. Wisatawan dapat belajar bermain egrang bersama anak-anak. Di dekat pintu masuk Tanoker, wisatawan juga dapat membeli hasil kerajinan tangan dari para anak-anak dan warga Ledokombo berupa tas, aksesoris, dan pernak-pernik lain. Tanoker Ledokombo beralamat di Jl. Kantor Polisi, Simpang Tiga Desa Ledokombo, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember.

KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Rimbun pepohonan tumbuh di sekitar Cafe & Rest Area Gumitir, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (10/9/2015). Di Cafe & Rest Area Gumitir, wisatawan dapat menikmati sajian kuliner seperti mie goreng, nasi goreng, makanan ringan, dan juga pilihan kopi robusta dan arabica ditemani pemandangan kebun kopi dan suasana yang sejuk.
Cafe & Rest Area Gumitir

Cafe & Rest Area Gumitir berlokasi di pinggir Jalan Jember-Banyuwangi di ketinggian 624 meter di atas permukaan laut. Tempat ini sebenarnya adalah tempat beristirahat para pengemudi setelah menempuh perjalanan menuju Jember atau Banyuwangi. Wisatawan dapat menikmati pilihan kuliner yang tersedia seperti ayam goreng laos, sop iga, mie gumitir, nasi goreng gumitir dan pilihan menu lain. Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati seduhan kopi dengan jenis arabica dan robusta sambil melihat pemandangan perkebunan kopi dan teh.

Di halaman Cafe & Rest Area Gumitir juga terdapat berbagai pilihan atraksi wisata yang dapat dilakukan seperti berfoto di kursi kayu raksasa, bermain flying fox, maupun berkeliling ke area perkebunan hingga berfoto di depan salah satu terowongan terpanjang di Indonesia yakti Terowongan Mrawan. Cafe & Rest Area Gumitir buka dari hari Minggu sampai Jumat mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Sementara hari Sabtu buka mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB.

KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Para pengunjung sedang menikmati makanan dan minuman sambil berbincang-bincang di Kafe Kolong, Jember, Kamis (10/9/2015). Sebelum menjadi kafe, kolong jembatan ini digunakan sebagai tempat pembuangan sampah, tempat mabuk, dan judi.
Kafe Kolong

Berada di Jember, coba datang ke kolong jembatan Jalan Mastrip. Wisatawan dapat bersantai sambil menikmati seduhan aneka kopi yang tersaji. Selain itu, berbagai pilihan makanan ringan seperti kentang goreng renyah, pisang goreng renyah, tahu goreng renyah, dan mi instan juga dapat dinikmati.

Hal unik lain di Kafe Kolong ini adalah alunan musik dan para kawula muda-mudi ramai berkumpul bernyanyi bersama di bawah kolong jembatan. Di kafe ini, wisatawan dapat ikut bermain musik dengan alat-alat akustik yang telah disajikan oleh pengelola. Kafe Kolong mulai buka pukul 18.00 WIB hingga 02.00 WIB.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X