Kompas.com - 19/09/2015, 16:01 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
GARUT, KOMPAS.com - Kunjungan wisatawan ke Garut hingga bulan September telah mencapai angka 1 juta orang. Pemerintah Garut mengklaim telah berhasil mencapai 50 persen dari target kunjungan wisatawan tahun 2015. "Target kita tahun ini (2015) dua juta wisatawan. Pencapaian kita sudah sekitar satu juta orang," kata Bupati Garut, Rudi Gunawan kepada wartawan saat acara "Dialog Bupati & Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut" di Kamojang Green Hotel & Resort, Garut, Jawa Barat, Jumat (18/9/2015) malam.

Rudi mengungkapkan bahwa dalam angka kunjungan ke Garut sebanyak satu juta wisatawan tersebut meliputi wisatawan mancanegara dan nusantara. Ia mengatakan jika jumlah wisatawan asing per bulan mencapai angka kunjungan 1.000 wisatawan. "Kalau wisatawan asing banyak berasal dari Malaysia, Belanda, Jepang, Korea dan Amerika serta Australia," paparnya.

Untuk wisatawan nusantara, Rudi mengatakan sebagian besar berasal dari sekitar Garut seperti Jakarta, dan Bandung, Tasikmalaya. Dengan angka kunjungan tersebut, Rudi mengklaim pendapatan asli daerah Kabupaten Garut naik 100 persen yang berasal dari sektor restoran dan hotel.

KOMPAS.com/Tri Wahyuni Pemandangan Gunung Papapandayan dari kaki gunung.
Sementara kondisi geografis Kabupaten Garut yang dikelilingi gunung-gunung juga turut menjadikan daya tarik wisata. "Kalau dari kontribusi gunung-gunung di Garut, Papandayan satu bulan 40 ribu, Cikurai 1.000 orang dalam satu bulan," katanya.

Sekretaris Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Garut, Yanto mengatakan kepada KompasTravel bahwa animo wisatawan untuk berkunjung ke Garut cukup bagus. Hal itu diungkapkan berdasarkan dari tingkat okupansi penginapan yang ada di Garut. "Untuk akhir pekan (okupansi) bisa sampai 90 persen," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.