Kompas.com - 20/09/2015, 19:22 WIB
Pebalap sepeda Tour de Singkarak 2013 melintasi tanjakan sesaat setelah start di Padang Pariaman, Padang, Sumatera Barat, Minggu (9/6/2013). Etape 7 yang merupakan etape terakhir Tour de Singkarak dengan rute Padang Pariaman - Kota Padang menempuk jarak 143,5 km. WARTA KOTA / ANGGA BHAGYA NUGRAHAPebalap sepeda Tour de Singkarak 2013 melintasi tanjakan sesaat setelah start di Padang Pariaman, Padang, Sumatera Barat, Minggu (9/6/2013). Etape 7 yang merupakan etape terakhir Tour de Singkarak dengan rute Padang Pariaman - Kota Padang menempuk jarak 143,5 km.
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Kabut asap kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan diharapkan tak mengganggu helatan acara Tour de Singkarak 2015. Tour de Singkarak dijadwalkan diselenggarakan tanggal 3-11 Oktober 2015.

"Asap (kebakaran hutan) di Sumatera Barat masih normal. Mudah-mudahan tidak mengganggu. Kan ada jarak pandang yang masih bisa dilihat," kata Ketua Penyelenggara Tour de Singkarak 2015, Sapta Nirwandar kepada KompasTravel di sela-sela acara Fun Bike Road Tour de Singkarak 2015 di Pelataran Parkir Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta, Minggu (20/9/2015).

Ia memberikan contoh gelaran bertaraf internasional di Singapura yang tetap diselenggarakan di tengah kabut asap kebakaran hutan. Acara tersebut dimaksud adalah Grand Prix Formula 1 Singapura yang berlangsung di Sirkuit Marina Bay, Singapura, Minggu (20/9/2015) hari ini. "(Grand Prix Formula 1) Singapura aja event mobil berlangsung," katanya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty menambahkan jika kabut asap kebakaran hutan tidak bermasalah di wilayah Sumatera Barat. Ia tetap optimis penyelenggaraan Tour de Singkarak tak akan terganggu karena kabut asap.

"Kalau di Sumatera Barat gak masalah tentang asap. Pembatalan pesawat menuju Padang juga tidak ada," jelasnya.

SENDY ADITYA SAPUTRA Peserta Tour de Singkarak (TdS) 2014 disambut dengan tarian khas Minang sebelum memasuki Istano Basa Pagaruyung, di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin (9/6/2014).
Esthy mengatakan jika penyelenggaraan Tour de Singkarak 2015 tak akan terganggu karena kebakaran hutan bukan berlokasi di Sumatera Barat. Ia menjelaskan bahwa kebakaran hutan banyak terjadi di Sumatera Selatan dan juga Kalimantan Tengah.

Tour de Singkarat 2015 memiliki 9 etape sepanjang 1.300 kilometer. Ajang balap sepeda yang digelar pada 3-11 Oktober 2015 ini akan membawa para peserta balap sepeda dari seluruh penjuru dunia menjelajahi keindahan alam serta aneka kuliner dan juga budaya khas Sumatera Barat. Sebanyak 25 tim akan turut serta dengan total hadiah mencapai Rp 1,4 miliar.

Sebelumnya, pada pagi hari, Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Forum Wartawan Pariwisata menggelar kegiatan Fun Bike Road to Tour de Singkarak 2015. Para peserta fun bike bersepeda mulai dari halaman parki Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata menuju Kawasan Car Free Day Jalan MH Thamrin dan kembali ke halaman parkir. Fun bike ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan mempromosikan Tour de Singkarak 2015.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.