Wisata Olahraga Potensial Promosikan Keindahan Indonesia

Kompas.com - 21/09/2015, 13:09 WIB
Tour de Bintan Jennifer CarruthersTour de Bintan
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Wisata olahraga atau sport tourism diyakini bisa jadi ajang promosi Indonesia kepada para wisatawan nusantara maupun mancanegara. Pasalnya, beberapa acara wisata olahraga di Indonesia telah banyak diselenggarakan di berbagai daerah untuk mempromosikan daerah.

" Sport tourism ini cukup potensial juga. Trennya meningkat bahwa semakin banyak acara sport tourism yang diselenggarakan," kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty saat diwawancarai di sela-sela acara Fun Bike Road Tour de Singkarak 2015 di Pelataran Parkir Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta, Minggu (20/9/2015).

Esthy memberikan contoh wisata olahraga yang memberikan efek keramaian yang luar biasa seperti Jakarta Marathon, Tour de Bintan, dan juga Tour de Ijen. Ia mengatakan para peserta yang terlibat dalam wisata olahraga tersebut berpotensi untuk mengajak rekan dan juga keluarga untuk datang dan berwisata ke Indonesia.

"Misalnya, Tour de Singkarak, mereka (peserta) dapat tinggal 5-7 hari sebelum acara. Sekali datang bisa bawa keluarga dan mencapai 10 orang," lanjutnya.

Indonesia sendiri memiliki faktor-faktor yang menjadi daya tarik promosi bagi wisatawan untuk datang berwisata. Faktor-faktor tersebut, lanjut Esthy, yakni budaya, alam, dan wisata buatan seperti wisata olahraga.

INDONESIA.TRAVEL/HIMAWAN Menteri Pariwisata Arief Yahya melepas peserta Bintan Triathlon 2015 di kawasan Lagoi, Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (23/5/2015). Bintan Triathlon 2015 diikuti 1.200 peserta dari 46 negara.
"Prosentasenya budaya 60 persen, alam 35 persen, dan wisata buatan 5 persen. Kita harap prosentase (wisata buatan) terus meningkat," kata Esthy.

Pimpinan Penyelenggara Tour de Singkarak 2015, Sapta Nirwandar juga mengatakan Tour de Singkarak adalah ajang untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Para peserta Tour de Singkarak dapat mengetahui obyek-obyek wisata di Sumatera Barat seperti Danau Maninjau, Singkarak, Danau Kembar, dan bermacam-macam obyek wisata.

"Nah misalnya ini perwakilan dari Sumatera Barat datang ke Jakarta buat bersepeda, kan dia jadi tahu Monumen Nasional," ujarnya.

Tour de Singkarak 2015 memiliki 9 etape sepanjang 1.300 kilometer. Ajang balap sepeda yang digelar pada 3-11 Oktober 2015 ini akan membawa para peserta balap sepeda dari seluruh penjuru dunia menjelajahi keindahan alam serta aneka kuliner dan juga budaya khas Sumatera Barat. Sebanyak 25 tim akan turut serta dengan total hadiah mencapai Rp 1,4 miliar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X