Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Dia Destinasi Wisata Terjangkau di Asia Tenggara

Kompas.com - 21/09/2015, 16:01 WIB
Ni Luh Made Pertiwi F

Penulis

CHANTABURI, KOMPAS.com - Jika urusan "budget" menjadi urusan utama Anda dalam mencari destinasi wisata luar negeri, maka pertimbangkan Thailand dalam rencana wisata Anda. Thailand dipandang sebagai destinasi wisata yang terjangkau, bahkan untuk wisatawan Indonesia.

"Bisa dibilang semua serba murah di Thailand. Sepertinya hotel di Asia Tenggara paling murah ya di Thailand," ungkap Osean A. Untung dari travel agent Ayo Wisata yang kerap membawa tamu Indonesia ke Bangkok, kepada KompasTravel, Sabtu (19/9/2015).

Ia memperbandingkan hotel di Bangkok misalnya untuk bintang empat bisa didapat dengan tarif sekitar 50 dollar AS. Jika di Jakarta, tarif yang sama setara bintang tiga. "Kalau di Jakarta, dengan servis dan fasilitas yang setara, paling murah Rp 1 juta," tuturnya.

Harga yang setara dengan Jakarta juga berlaku di Kuala Lumpur, Malaysia. Selain itu, harga makanan dan transportasi pun relatif murah. Misalnya, ungkap Osean, dengan uang 50 baht, sudah bisa makan di food court. Untuk mobil kebutuhan tur, lanjut Osean, misalnya model microbus bisa disewa dengan tarif 90-100 dollar AS, sudah termasuk bensin, sopir, sampai uang parkir.

KOMPAS.COM/NI LUH MADE PERTIWI F Menikmati aneka makanan yang bisa dinikmati sepuasnya di Provinsi Rayong, Thailand.
Hal senada juga diungkapkan Ray Indra Nurgaha dari Tourism Authority Thailand (TAT) Jakarta, banyak orang Indonesia yang menjadikan Thailand sebagai favorit destinasi wisata karena harga-harga di Thailand serba terjangkau.

Seperti termuat dalan beberapa data perbandingan tarif kamar hotel di negara-negara Asia Tenggara, salah satunya data dari Hotels.com yaitu Hotel Price Index, beberapa daerah di Thailand masuk dalam peringkat atas tarif kamar hotel termurah di kawasan tersebut. Selain Thailand, beberapa daerah di Vietnam juga biasa masuk dalam daftar teratas tarif kamar hotel termurah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Travel Update
Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

Jalan Jalan
Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Jalan Jalan
KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com